MITRABERITA.NET | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan kepada para siswa di seluruh Indonesia mulai Senin (13/7/2026), seiring dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 usai masa libur sekolah.
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah siap kembali beroperasi untuk melayani para penerima manfaat.
Koordinator Regional (Kareg) BGN Aceh, Mustafa Kamal, mengatakan seluruh SPPG di Aceh telah melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan Program MBG berjalan lancar sesuai standar yang ditetapkan BGN.
“Alhamdulillah, seiring dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, Program Makan Bergizi Gratis juga kembali berjalan. Seluruh SPPG telah melakukan persiapan agar pelayanan kepada para siswa dapat berlangsung dengan baik, aman, dan tetap menjaga kualitas makanan yang disajikan,” ujar Mustafa Kamal, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, Program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Ia menegaskan, kualitas menu, kebersihan proses pengolahan, hingga ketepatan distribusi menjadi perhatian utama agar setiap makanan yang diterima siswa memenuhi standar gizi yang telah ditentukan.
“Kami ingin memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan makanan yang sehat, bergizi, dan berkualitas sehingga mampu menunjang aktivitas belajar mereka di sekolah,” katanya.
Sementara itu, melalui akun resmi Badan Gizi Nasional, BGN menyampaikan bahwa distribusi MBG kembali dilakukan secara serentak di berbagai daerah setelah sempat dihentikan selama masa libur sekolah.
“Mulai 13 Juli 2026, Program Makan Bergizi Gratis kembali didistribusikan kepada para penerima manfaat di berbagai daerah,” tulis akun media sosial BGN.
BGN juga memastikan seluruh SPPG telah melakukan berbagai persiapan sebelum operasional kembali dimulai.
“Seluruh SPPG telah melakukan berbagai persiapan agar operasional berjalan aman, lancar, dan tetap menjaga kualitas di setiap porsi yang disajikan,” demikian pernyataan BGN.
Program MBG sebelumnya dihentikan sementara selama periode libur sekolah berdasarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kebijakan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan jadwal kegiatan belajar mengajar sekaligus mengoptimalkan penggunaan anggaran selama masa libur.
Dengan dimulainya kembali program tersebut, ribuan siswa di Aceh dan berbagai daerah lainnya kembali akan menerima manfaat makanan bergizi setiap hari sekolah. (*)






















