MITRABERITA.NET | Prestasi kafilah Aceh yang berhasil menembus empat besar pada MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang mendapat perhatian Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST. Ia meminta Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan apresiasi nyata kepada peserta asal Banda Aceh yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Aceh menempati posisi keempat nasional dengan 99 poin pada MTQ Nasional XXXI di Semarang. Capaian itu menjadi catatan penting karena Aceh kembali masuk empat besar setelah 23 tahun.
Irwansyah meminta Pemko Banda Aceh menyiapkan bonus yang layak bagi peserta berprestasi. Selain penghargaan berupa bonus, ia juga mendorong pemerintah mempertimbangkan beasiswa bagi peserta yang masih berstatus pelajar sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka.
Menurut Irwansyah, apresiasi tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui penyambutan yang layak ketika para kafilah kembali ke Banda Aceh.
“Dengan penuh haru dan kebanggaan, kami menyampaikan apresiasi kepada kafilah MTQ Aceh yang telah menorehkan prestasi terbaiknya di MTQ Nasional Semarang. Setelah sekian lama, kita akhirnya bisa kembali masuk empat besar,” ujar politisi PKS tersebut, dikutip pada Selasa (22/9/2026).
Kepada Pemerintah Aceh, Irwansyah juga berharap agar seluruh kafilah mendapat perhatian khusus menyusul prestasi yang diraih tahun ini.
“Prestasi ini tidak main-main, ini membanggakan, dan patut dihargai, diapresiasi setimpal, dunia akhirat soalnya. Apakah bonus umrah kah, bonus danakah, atau mgkin mendapat kesempatan lapangan kerja yang mudah buat mereka,” tegadu.
Secara khusus, Irwansyah menyampaikan kebanggaannya terhadap Habibul Hamiz, warga Tibang, Banda Aceh, yang berhasil meraih juara II Tilawah Anak Putra pada MTQ Nasional 2026.
Selain itu, ia mengapresiasi Kayyisa Farras, anggota tim Fahmil Qur’an Putri Aceh yang berhasil meraih juara I nasional bersama Izza Mushviya dan Azka Dara Maulidya.
Kayyisa merupakan putri Kepala KUA Kuta Alam Banda Aceh, Ustaz Martoni, yang berdomisili di Pango Deah, Ulee Kareng. Prestasi tim Fahmil Qur’an Putri Aceh tersebut menjadi salah satu dari 10 gelar juara utama yang diraih Aceh di MTQ Nasional XXXI 2026.
“Selamat kepada ananda Habibul Hamiz dan Kayyisa Farras, serta seluruh kafilah lainnya yang telah mengharumkan nama Aceh di pentas nasional. Semoga Allah memberkahi semuanya, meninggikan derajat, serta memudahkan dan melapangkan segala urusan dan usaha mereka,” ungkapnya.
Irwansyah menilai prestasi tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan kafilah secara berkelanjutan. Pemerintah, katanya, perlu berkolaborasi dengan dewan pelatih berkualitas serta menghadirkan tenaga pelatih yang kompeten agar kemampuan peserta terus berkembang.
“Pembinaan berkelanjutan harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, dengan berkolaborasi bersama dewan pelatih yang berkualitas. Tenaga pelatih yang kompeten bisa kita cari dan rekrut agar prestasi kafilah ke depan semakin meningkat,” pungkasnya.
Ia berharap capaian di tingkat nasional menjadi modal bagi Banda Aceh untuk meningkatkan prestasi pada MTQ Aceh mendatang, termasuk mengejar target lebih tinggi setelah sebelumnya meraih posisi juara II.
Editor: Redaksi






















