MITRABERITA.NET | Pemberdayaan generasi muda menjadi salah satu perhatian Musriadi melalui advokasi program pelatihan kepemimpinan bagi pemuda di Kota Banda Aceh.
Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi sekaligus mempersiapkan generasi muda agar lebih aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Pelatihan kepemimpinan tersebut diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, menanamkan integritas, serta meningkatkan kemampuan pemuda dalam mengelola organisasi dan menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Musriadi menilai, pemuda memiliki posisi penting dalam menentukan arah pembangunan kota. Potensi generasi muda perlu didukung melalui pembinaan yang berkelanjutan agar dapat berkembang menjadi kekuatan produktif di tengah masyarakat.
Menurutnya, kemampuan memimpin tidak hanya dibutuhkan oleh mereka yang menduduki jabatan dalam organisasi. Sikap disiplin, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian sosial juga menjadi bekal penting bagi pemuda dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, program pelatihan kepemimpinan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan formal, tetapi dapat mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif dan gerakan positif yang tumbuh dari kalangan pemuda.
Melalui advokasi tersebut, Musriadi berharap generasi muda Banda Aceh memiliki ruang untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus menyampaikan gagasan dan berkontribusi bagi lingkungan masing-masing.
Ia menilai, investasi terhadap peningkatan kualitas pemuda merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan pembangunan ke depan.







