PEMERINTAHAN

Baitul Mal Banda Aceh Akan Bangun 60 Rumah Bantuan untuk Masyarakat Fakir Miskin

×

Baitul Mal Banda Aceh Akan Bangun 60 Rumah Bantuan untuk Masyarakat Fakir Miskin

Sebarkan artikel ini
Kantor Baitu Mal Banda Aceh. Foto: Dok. Baitul Mal

MITRABERITA.NET | Baitul Mal Kota Banda Aceh memprogramkan pembangunan 30 rumah baru dan rehabilitasi 30 rumah bagi masyarakat fakir miskin pada 2026.

Program ini diarahkan untuk membantu warga yang membutuhkan hunian layak, dengan penetapan penerima berdasarkan hasil survei, tingkat kelayakan, dan ketersediaan anggaran.

“Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong agar pelaksanaan program bantuan perumahan melalui Baitul Mal dilakukan secara terencana, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” ujar Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, Selasa (27/10/2026).

“Saya berharap seluruh perangkat daerah terkait mendukung proses verifikasi sesuai tugas dan kewenangannya sehingga bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Wali Kota.

Untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memenuhi persyaratan, Baitul Mal akan melakukan survei terhadap 165 proposal yang masuk. Proposal tersebut terdiri atas 103 permohonan pembangunan rumah baru dan 62 permohonan rehabilitasi rumah.

Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. Yusuf Al-Qardhawy, MH, mengatakan penentuan penerima tidak hanya berdasarkan dokumen administrasi. Tim juga akan memeriksa langsung kondisi rumah dan keadaan calon penerima agar keputusan didasarkan pada fakta di lapangan.

Menurutnya, tingginya jumlah proposal menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap bantuan perumahan. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan membuat program harus diprioritaskan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

Survei lapangan dijadwalkan mulai Rabu, 28 Oktober 2026, melalui kerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banda Aceh. Dinas tersebut akan memberikan dukungan teknis untuk menilai kondisi bangunan, kebutuhan rehabilitasi, serta aspek teknis pembangunan rumah baru.

Wali Kota juga menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga, terutama dalam penyediaan data, dukungan teknis, dan pengawasan. Kolaborasi tersebut diharapkan membuat pelaksanaan program lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak.

Setelah proses verifikasi selesai, calon penerima akan dievaluasi berdasarkan tingkat kebutuhan dan kelayakan serta disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. (Adv)

Media Online