PEMERINTAHAN

Bappeda Banda Aceh Persiapkan Launching Event Banda Aceh Outdoor Library

×

Bappeda Banda Aceh Persiapkan Launching Event Banda Aceh Outdoor Library

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappeda Banda Aceh bersama jajaran, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta pihak EO membahas persiapan peluncuran Banda Aceh Outdoor Library di Kantor Bappeda, Rabu (28/10/2026). Foto: Dok. Bappeda 

MITRABERITA.NET | Banda Aceh Outdoor Library Diluncurkan 7 November, Taman Bustanussalatin Disiapkan Jadi Ruang Literasi Publik

Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan inovasi literasi publik melalui peluncuran Banda Aceh Outdoor Library yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026 di Taman Bustanussalatin. Program ini diharapkan menghadirkan pengalaman membaca yang lebih terbuka, kreatif, dan dekat dengan aktivitas masyarakat di ruang publik.

Untuk memastikan persiapan berjalan optimal, Kepala Bappeda Kota Banda Aceh bersama Sekretaris Bappeda dan JF Perencana Ahli Madya menggelar rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh serta pihak event organizer (EO), Rabu (28/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bappeda Kota Banda Aceh tersebut membahas perkembangan persiapan peluncuran, koordinasi teknis, serta berbagai kebutuhan pendukung untuk menyukseskan kegiatan yang akan digelar di salah satu ruang terbuka publik kebanggaan ibu kota Provinsi Aceh itu.

Banda Aceh Outdoor Library diharapkan menjadi alternatif ruang membaca yang lebih menarik bagi masyarakat. Konsep perpustakaan luar ruang ini membuka peluang bagi warga untuk menikmati bahan bacaan dalam suasana taman yang santai, tanpa harus selalu datang ke gedung perpustakaan.

Pemanfaatan ruang terbuka sebagai sarana literasi juga dapat mendekatkan buku kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia. Anak-anak, pelajar, mahasiswa, keluarga, hingga komunitas dapat menjadikan kegiatan membaca sebagai bagian dari aktivitas rekreasi dan interaksi sosial.

Taman Bustanussalatin dipilih sebagai lokasi peluncuran karena merupakan salah satu ruang publik yang dimanfaatkan warga untuk bersantai dan berkegiatan. Kehadiran program literasi di kawasan tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi fungsi taman, tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi.

Dalam rapat koordinasi tersebut, aspek kesiapan teknis menjadi perhatian agar peluncuran dapat berlangsung sesuai rencana. Kolaborasi Bappeda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta pihak penyelenggara menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kebutuhan kegiatan.

Selain menjadi sarana memperkenalkan layanan literasi, program ini diharapkan mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Suasana terbuka di taman dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat.

Pengembangan perpustakaan luar ruang juga membuka peluang bagi penyelenggaraan kegiatan pendukung literasi, seperti aktivitas membaca bersama dan kegiatan edukatif bagi anak-anak maupun komunitas. Bentuk kegiatan tersebut dapat dikembangkan sesuai konsep dan fasilitas yang disiapkan pengelola.

Melalui Banda Aceh Outdoor Library, Pemerintah Kota Banda Aceh berupaya menghadirkan ruang publik yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu mendukung peningkatan pengetahuan dan kreativitas masyarakat. Keberlanjutan program nantinya akan menjadi salah satu faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada 7 November mendatang, Banda Aceh Outdoor Library diharapkan menjadi langkah baru dalam memperluas akses literasi sekaligus menghidupkan budaya membaca di tengah masyarakat.

Media Online