MITRABERITA.NET | Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris yang akrab disapa Syeh Muharram menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat harus menjadi perhatian utama jajaran PDAM Tirta Mountala.
Bupati Muharram meminta seluruh pejabat yang baru dilantik bekerja penuh tanggung jawab dan menjadikan peningkatan pelayanan sebagai orientasi utama perusahaan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Syeh Muharram saat menghadiri pelantikan 41 pejabat di lingkungan PDAM Tirta Mountala Aceh Besar di Aula PDAM Tirta Mountala, Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (14/9/2026).
Sebanyak 41 pejabat dilantik dalam rangka penyegaran dan penataan organisasi, mencakup sejumlah jabatan mulai dari direktur, kepala kantor cabang, kepala bagian (Kabag), hingga kepala subbagian (Kasubag).
Dalam penataan tersebut, posisi Direktur Teknis dan Direktur Umum juga mengalami perubahan. Arziqi dipercaya sebagai Plt Direktur Teknis, sedangkan Plt Direktur Umum dijabat T. Abulis Samarkhan. Keduanya sebelumnya merupakan Dewan Pengawas PDAM Tirta Mountala Aceh Besar.
Pada tingkat kantor cabang, Yusran tetap dipercaya memimpin Cabang Jantho. Cabang Darul Imarah mengalami pergantian pimpinan dari M. Taufiq, S.AP., kepada Martunis M., SM. Sementara Cabang Siron yang sebelumnya dipimpin Abdul Hanan, SE., kini dipercayakan kepada M. Taufiq, S.AP. Adapun Cabang Indrapuri tetap dipimpin Irawan, SE.
Bupati Aceh Besar yang juga bertindak sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) PDAM Tirta Mountala menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan mampu membawa perubahan positif terhadap kinerja perusahaan sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat kepada para pejabat PDAM Tirta Mountala yang baru dilantik. Semoga dengan jabatan yang baru ini dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, penuh kepedulian dan tanggung jawab, serta senantiasa mengutamakan pelayanan kepada masyarakat sesuai pakta integritas yang telah dibacakan. Jadikan amanah ini sebagai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional,” ujar Syeh Muharram.
Menurutnya, PDAM memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, jajaran perusahaan tidak boleh hanya berfokus pada pembenahan internal, tetapi harus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik, profesional, dan bertanggung jawab.
“Kita harus bekerja keras dan bersungguh-sungguh untuk mengabdi kepada masyarakat. Berikan pelayanan yang terbaik dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Syeh Muharram juga meminta seluruh jajaran PDAM membangun budaya kerja yang disiplin dan terarah melalui briefing rutin setiap pagi. Menurutnya, briefing penting untuk menyamakan pemahaman mengenai tugas, pekerjaan, serta target yang harus dicapai setiap hari.
“Saya mengharapkan setiap pagi apel diawali dengan briefing. Briefing terhadap pekerjaan apa yang akan kita laksanakan. Dengan demikian, setiap jajaran mengetahui apa yang harus dilakukan dan target yang harus dicapai,” katanya.
Ia menambahkan, perubahan dan pergeseran jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi dengan mempertimbangkan keahlian dan kompetensi masing-masing pejabat. Penempatan tersebut juga mempertimbangkan hasil uji kompetensi yang sebelumnya dilaksanakan oleh panitia seleksi (pansel).
Selain mendorong peningkatan kinerja, Syeh Muharram menegaskan komitmennya menjaga lingkungan PDAM Tirta Mountala dari penyalahgunaan narkoba. Ia meminta seluruh jajaran menjauhi narkoba dan menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan karyawan yang terlibat.
“Saya juga akan melakukan langkah-langkah agar tidak ada lagi seorang pun di dalam perusahaan PDAM yang terkontaminasi dengan narkoba. Kita harus menjaga perusahaan ini agar tetap bersih dan seluruh karyawan dapat bekerja dengan baik untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.[]






















