DAERAH

PDAM Tirta Mountala Benahi Instalasi Pengolahan Air, Pelanggan Diimbau Tertib Bayar Tagihan

×

PDAM Tirta Mountala Benahi Instalasi Pengolahan Air, Pelanggan Diimbau Tertib Bayar Tagihan

Sebarkan artikel ini
Plt Dirut PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir. Yusmadi, MM., yang didampingi Direktur Umum Devid Zainal SE dan jajaran saat meninjau WTP di kawasan Montasik pada Senin (15/6/2026). Foto: Mitraberita

MITRABERITA.NET | Upaya meningkatkan kualitas layanan air bersih terus dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala Aceh Besar. Sejumlah fasilitas pengolahan air yang menjadi tulang punggung pelayanan kepada masyarakat terus dibenahi guna menjawab tantangan ketersediaan dan kualitas air baku yang semakin kompleks.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Ir Yusmadi MM mengatakan, saat ini masih banyak aspek yang perlu mendapat perhatian dan pembenahan, terutama pada instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) yang tersebar di beberapa wilayah pelayanan.

Yusmadi yang didampingi Direktur Umum Devid Zainal SE dan jajaran saat meninjau WTP di kawasan Montasik pada Senin (15/6/2026) mengatakan bahwa PDAM Tirta Mountala di kawasan itu memiliki tiga unit WTP utama, yakni WTP Indrapuri, WTP Montasik, dan WTP Kuta Malaka.

Dari hasil peninjauan lapangan yang dilakukan ke WTP Montasik, ditemukan sejumlah kondisi yang membutuhkan penanganan dan peningkatan sarana pendukung agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Kalau kita melihat kondisi sekarang ini, masih banyak yang perlu kita benahi. Hari ini kami melakukan kunjungan ke WTP Montasik dan memang terdapat berbagai hal yang harus segera diperbaiki untuk mendukung peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu tantangan yang kini dihadapi PDAM adalah perubahan kualitas air baku yang bersumber dari sungai. Jika pada masa lalu air sungai masih terlihat bersih dan jernih saat musim kemarau, kondisi tersebut kini sudah jauh berbeda.

“Dulu ketika musim kemarau, air sungai masih cukup jernih. Namun sekarang, meskipun musim kemarau, air yang masuk ke instalasi sudah keruh. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran PDAM dalam mengolah air agar tetap layak dan aman disalurkan kepada pelanggan,” katanya.

Perubahan kualitas air baku tersebut, lanjutnya, menuntut peningkatan teknologi pengolahan, perawatan fasilitas, serta kesiapan sumber daya manusia agar pelayanan air bersih tetap dapat diberikan secara maksimal kepada masyarakat.

Meski menghadapi berbagai kendala, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembenahan secara bertahap selama masa kepemimpinannya. Berbagai persoalan teknis maupun nonteknis yang selama ini menghambat pelayanan akan menjadi fokus perbaikan ke depan.

“Kami berkomitmen untuk terus membenahi berbagai persoalan yang memang perlu diperbaiki. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dengan optimal,” tegasnya.

Di sisi lain, PDAM Tirta Mountala juga mengingatkan pelanggan untuk lebih tertib dalam memenuhi kewajiban pembayaran rekening air. Tingginya kebutuhan operasional dan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan air bersih membutuhkan dukungan seluruh pelanggan agar sistem pelayanan dapat berjalan berkelanjutan.

Saat ini, kata dia, kebutuhan air bersih masyarakat terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan permukiman di Aceh Besar. Karena itu, keberlangsungan pelayanan sangat bergantung pada tingkat kepatuhan pelanggan dalam membayar tagihan tepat waktu.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar segera melunasi tagihan yang masih menunggak. Kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat dan pelayanan harus terus kami tingkatkan. Karena itu kami berharap adanya kerja sama yang baik dari pelanggan. Jangan sampai sambungan harus diputus total karena tunggakan yang tidak diselesaikan,” katanya.

“Dengan berbagai langkah pembenahan yang sedang dilakukan, PDAM Tirta Mountala Aceh Besar berharap mampu meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan distribusi, serta menjamin ketersediaan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di berbagai wilayah Aceh Besar,” pungkasnya.[]

Media Online