MITRABERITA.NET | Dewan Pengawas dan jajaran direksi PDAM Tirta Mountala Aceh Besar melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mountala di aliran Sungai Mountala, sebagai upaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Jantho dan sekitarnya.
Kunjungan tersebut dipimpin Dewan Pengawas, T. Abulis Samarkhan, bersama Plt Direktur Utama Ir. Yusmadi dan Direktur Umum Devid Zainal. Turut mendampingi Kepala Cabang Jantho Yusran, Kepala Instalasi IPA Mountala, serta sejumlah petugas teknis di lapangan.
“Fokus utama kunjungan adalah meninjau langsung kondisi jaringan distribusi air yang saat ini dinilai memerlukan pembaruan,” ujar Abulis, Senin 20 April 2026.
Menurutnya, sejumlah titik jaringan yang telah berusia tua dan mengalami penurunan fungsi menjadi perhatian serius karena berdampak pada kelancaran distribusi air kepada pelanggan.
“Melalui peninjauan ini, tim berupaya mengidentifikasi berbagai persoalan teknis sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan guna mengoptimalkan kembali pelayanan air bersih di wilayah Kota Jantho,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Dirut PDAM Tirta Mountala Ir. Yusmadi MM mengatakan, selain meninjau jaringan distribusi, rombongan juga mengamati langsung potensi sumber air di IPA Mountala. Selama ini, debit air yang berasal dari aliran alami Sungai Mountala diketahui sangat melimpah dengan kualitas yang sangat baik.
“Kondisi ini menjadi keunggulan penting dalam pengembangan layanan air bersih, karena tidak memerlukan proses pengolahan yang terlalu kompleks,” ungkap Ir. Yusmadi.
Ia pun menjelaskan bahwa keunikan lain dari IPA Mountala adalah pemanfaatan aliran dan tekanan air sebagai sumber energi untuk pembangkit listrik mandiri. Sistem tersebut dinilai efisien sekaligus ramah lingkungan, serta berpotensi untuk terus dikembangkan sebagai inovasi dalam pengelolaan instalasi air.
Kunjungan kerja ini juga diarahkan untuk menyusun rencana pengembangan jangka panjang. Sistem penyediaan air bersih ke depan ditargetkan mampu menjangkau wilayah yang lebih luas, meliputi Kota Jantho, Seulimeum, Lembah Seulawah, hingga Kuta Cot Glie.
“Dengan perencanaan yang matang, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan tersebut dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor air minum,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Dewan Pengawas dan jajaran direksi menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan potensi sumber daya air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat.[]






















