DINAMIKA

Anggota DPR RI Minta Aparat Tidak Represif dalam Penanganan Bencana

×

Anggota DPR RI Minta Aparat Tidak Represif dalam Penanganan Bencana

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI menyampaikan imbauan agar aparat tidak bersikap represif dalam penanganan bencana, Jumat (26/12/2025). Foto: Dok. MB

MITRABERITA.NET | Anggota DPR RI asal Aceh, H.T. Ibrahim, meminta aparat keamanan agar tidak bersikap represif terhadap masyarakat dalam proses penanganan bencana.

Politisi Partai Demokrat itu menekankan bahwa pendekatan humanis dan persuasif harus menjadi prioritas utama, terutama saat warga berada dalam kondisi rentan akibat dampak bencana alam.

Pria yang akrab disapa Ampon Bram itu menyampaikan bahwa kehadiran aparat di lokasi bencana seharusnya memberikan rasa aman dan perlindungan, bukan justru menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Menurutnya, korban bencana membutuhkan empati, bantuan cepat, serta komunikasi yang baik dari seluruh pihak, termasuk aparat keamanan.

“Dalam situasi bencana, masyarakat sedang mengalami tekanan psikologis dan kesulitan ekonomi. Aparat harus mengedepankan pendekatan yang humanis, bukan tindakan represif,” ujar HT Ibrahim dalam keterangannya. Jumat 26 Desember 2025.

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Karena itu, koordinasi yang baik serta sikap saling menghormati menjadi kunci agar proses evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan pasca bencana dapat berjalan lancar.

Lebih lanjut, anggota Komisi XIII DPR RI itu meminta agar setiap kebijakan di lapangan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat terdampak bencana. Ia berharap aparat dapat menjadi mitra masyarakat, bukan sekadar penegak aturan.

“Negara harus hadir dengan wajah yang ramah dan melindungi. Penanganan bencana bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga soal kemanusiaan,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat Aceh di Senayan, HT Ibrahim menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan penanganan bencana agar berpihak pada kepentingan dan keselamatan masyarakat.

Editor: Redaksi

Media Online