DAERAH

SPPG Aceh Terus Berbenah Tingkatkan Pelayanan

×

SPPG Aceh Terus Berbenah Tingkatkan Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Kareg BGN Aceh Mustafa Kamal saat memantau pelayanan SPPG dalam pelaksanaan Program MBG. Foto: SPPG Aceh

MITRABERITA.NET | Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aceh terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Perbaikan dilakukan menyeluruh, mulai dari pengelolaan dapur, keamanan pangan hingga proses distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Kepala Regional (Kareg) Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh, Mustafa Kamal, mengatakan pembenahan SPPG merupakan bagian dari proses peningkatan kualitas pelayanan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, setiap SPPG harus mampu mengevaluasi pelaksanaan pelayanan di lapangan dan segera melakukan perbaikan terhadap aspek yang masih belum optimal.

“SPPG di Aceh terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan. Kita ingin setiap proses berjalan sesuai standar, mulai dari pengadaan dan pengolahan bahan pangan sampai makanan diterima oleh penerima manfaat,” ujar Mustafa Kamal, Senin (7/9/2026).

Ia menjelaskan, kualitas makanan menjadi salah satu perhatian utama dalam penyelenggaraan MBG. Karena itu, aspek kebersihan, higiene dan sanitasi harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional SPPG.

Selain kualitas makanan, pengelolaan dapur juga perlu mendapat perhatian. Penataan ruang kerja, kebersihan peralatan, penyimpanan bahan pangan serta penerapan standar operasional menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan secara berkala.

Mustafa mengatakan BGN terus mendorong pengelola SPPG agar tidak berhenti pada pemenuhan standar dasar, tetapi juga membangun budaya kerja yang mengutamakan kualitas dan keamanan pangan.

“Kalau dalam pelaksanaan ditemukan ada hal yang perlu diperbaiki, jangan dianggap sebagai masalah, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan. Yang paling penting adalah bagaimana perbaikannya dilakukan secara konsisten,” katanya.

Menurut Mustafa, koordinasi antara SPPG dengan pemerintah daerah dan pihak terkait juga diperlukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MBG. Setiap pihak memiliki peran dalam memastikan program berjalan sesuai ketentuan.

BGN Regional Aceh, lanjutnya, terus mendorong proses monitoring dan evaluasi sebagai instrumen untuk melihat kondisi SPPG secara langsung sekaligus memastikan berbagai standar diterapkan dalam operasional sehari-hari.

“Pembenahan ini adalah proses. Kita terus melakukan evaluasi dan mendorong SPPG memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Mustafa.

Dengan pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, SPPG di Aceh diharapkan mampu memberikan pelayanan pemenuhan gizi yang aman, berkualitas dan sesuai dengan standar pelaksanaan MBG.[]

Media Online