DAERAH

Program MBG Jangan Cepat Dinilai Gagal, Peran Dapur SPPG Harus Terus Ditingkatkan

×

Program MBG Jangan Cepat Dinilai Gagal, Peran Dapur SPPG Harus Terus Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini
Pekerja SPPG menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis. Foto: Humas BGN

MITRABERITA.NET | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memiliki tujuan yang baik dalam meningkatkan pemenuhan gizi sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi bangsa. Namun, pelaksanaannya tetap perlu dievaluasi dan diperbaiki secara bertahap agar manfaatnya semakin maksimal.

Hal itu disampaikan seorang petani di Aceh Besar, Darnisaf, yang menilai keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari skema penyaluran makanan bergizi sudah berada pada jalur yang tepat, meski pelaksanaannya belum sepenuhnya maksimal.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG tidak seharusnya membuat program tersebut langsung dinilai gagal. Sebaliknya, setiap kekurangan perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan di lapangan.

“Program MBG tujuannya bagus untuk meningkatkan gizi generasi bangsa, tapi harus terus ditingkatkan dan dievaluasi. Sedikit demi sedikit harus terus diperbaiki,” kata Darnisaf, menanggapi wartawan, Kamis (10/9/2026).

Ia memahami bahwa pelaksanaan MBG bukan perkara sederhana karena program tersebut dijalankan dalam skala besar dan melibatkan banyak pihak. Karena itu, proses perbaikan dinilai membutuhkan waktu dan evaluasi yang dilakukan secara konsisten.

“Selama ini jika ada berbagai persoalan, tidak terlalu cepat dianggap gagal, karena baru berjalan dengan skala yang besar. Yang harus dilakukan adalah memperbaiki, mengevaluasi mana yang kurang dan bermasalah,” ujarnya.

Darnisaf menilai salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian adalah dapur SPPG. Menurutnya, kualitas dan tata kelola dapur SPPG harus terus ditingkatkan, sehingga mampu menyediakan makanan bergizi dengan standar yang baik dan pelayanan yang semakin optimal.

Ia berharap evaluasi terhadap SPPG tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan, tetapi menjadi bagian dari proses rutin untuk memastikan setiap kekurangan dapat segera diketahui dan diperbaiki. “Dapur SPPG harus semakin baik ke depannya,” tegasnya.

Darnisaf juga menilai skema penyaluran MBG melalui lembaga seperti SPPG pada dasarnya sudah baik. Keberadaan SPPG dapat menjadi bagian penting dalam memastikan makanan bergizi diproduksi dan disalurkan kepada penerima manfaat secara terorganisasi.

“Skema penyaluran makanan bergizi gratis melalui lembaga seperti SPPG sudah bagus, hanya belum maksimal saja,” katanya.

Karena itu, ia berharap pemerintah terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas dan kualitas SPPG, termasuk memperbaiki berbagai kelemahan yang ditemukan selama pelaksanaan program.

Menurutnya, keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh besarnya program, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pelaksana dalam melakukan evaluasi, beradaptasi dan memperbaiki kekurangan di lapangan.

Dengan evaluasi yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas dapur SPPG, program MBG diharapkan dapat berjalan semakin baik serta benar-benar mencapai tujuan utamanya, yakni membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan menyiapkan generasi bangsa yang lebih sehat dan berkualitas.[]

Media Online