DINAMIKA

Kejati Aceh Peringkat Terbaik Pengelolaan Keuangan Negara

×

Kejati Aceh Peringkat Terbaik Pengelolaan Keuangan Negara

Sebarkan artikel ini
Kepala Kanwil DJPb Aceh Safuadi menyerahkan penghargaan Peringkat 1 Pengelolaan Laporan Keuangan Terbaik TA 2025 kepada Kajati Aceh Teuku Rahmatsyah di Gedung Keuangan Negara Banda Aceh, Kamis (17/9/2026). Foto: Humas Kejati Aceh

MITRABERITA.NET | Komitmen tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel kembali dibuktikan Kejaksaan Tinggi Kejati Aceh.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berhasil meraih nilai impresif 96,46 dan dinobatkan sebagai Peringkat 1 Pengelolaan Laporan Keuangan Terbaik Tahun Anggaran 2025 se-lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan DJPb Provinsi Aceh.

Kejati Aceh menyisihkan 32 Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah UAPPA-W lainnya dan ditetapkan sebagai UAPPA-W Terbaik untuk Laporan Keuangan TA 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Aceh, Safuadi, kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Teuku Rahmatsyah, SH., MH., http://M.Kn., di Lantai 5 Gedung D, Gedung Keuangan Negara Banda Aceh, Kamis (17/9/2026).

Capaian ini bukan kebetulan. Sepanjang tahun 2026, seluruh satuan kerja Satker di lingkungan Kejati Aceh mencatatkan penyelesaian rekonsiliasi data 100 persen setiap bulan. Konsistensi itu menempatkan Kejati Aceh sebagai instansi dengan tingkat kedisiplinan dan kecepatan rekapitulasi data tertinggi di Aceh.

Kajati Aceh Teuku Rahmatsyah mengaku bangga dan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tim pengelola keuangan.

“Capaian peringkat pertama Laporan Keuangan Tingkat UAPPA-W terbaik dari 32 UAPPA-W di lingkup Kanwil DJPb Aceh dengan nilai 96,46 merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan komitmen seluruh jajaran. Untuk itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Teuku Rahmatsyah.

Menurutnya, prestasi ini lebih dari sekadar piala. Ini adalah pemicu untuk terus menjaga standar tata kelola keuangan yang bersih atau _good governance_.

“Prestasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan. Saya berharap budaya kerja yang tertib, cepat, akurat, andal, dan akuntabel ini terus dipertahankan di seluruh satuan kerja Kejaksaan Tinggi Aceh,” tegasnya.

Pengelolaan anggaran yang profesional dan akuntabel diyakini menjadi pilar utama dalam mendukung penegakan hukum yang berintegritas. Keberhasilan ini sekaligus mendongkrak kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan Republik Indonesia.

Editor: Redaksi

Media Online