MITRABERITA.NET | Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil menangkap dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam operasi penegakan hukum yang digelar di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Ahad malam (19/4/2026).
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial EK (22) dan RS (23), yang diketahui merupakan bagian dari KKB Kodap XXXV Bintang Timur. Salah satu di antaranya, EK, merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Desember 2022 dalam kasus pembunuhan terhadap tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang.
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan secara terukur oleh tim gabungan di Jalan Kabiding, Oksibil, sekitar pukul 20.45 WIT.
“Personel gabungan berhasil mengamankan dua pelaku tanpa perlawanan berarti dalam operasi yang telah direncanakan dengan matang,” ujarnya, pada Senin (20/4/2026).
Selain terlibat dalam kasus pembunuhan, EK juga diduga kuat menjadi bagian dari berbagai aksi kekerasan bersenjata lainnya, termasuk penembakan dan pembakaran fasilitas umum di Distrik Serambakon pada Januari 2023.
Ia juga disebut terlibat dalam penyerangan terhadap Pos Satgas Rajawali di Kampung Mimin, Distrik Oksop, pada Mei 2025.
Sementara itu, RS yang turut diamankan diketahui memiliki rekam jejak kriminal sebelumnya. Ia merupakan mantan narapidana kasus pencurian telepon genggam pada 2020 dan telah menjalani hukuman penjara selama dua tahun.
Menurut Yusuf, kedua pelaku memiliki peran aktif dalam jaringan kelompok bersenjata tersebut, termasuk dalam sejumlah aksi penyerangan terhadap aparat keamanan.
Setelah diamankan, keduanya langsung dibawa ke Polres Pegunungan Bintang untuk menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bukti keseriusan aparat dalam menindak kelompok bersenjata yang mengganggu keamanan masyarakat.
“Penangkapan terhadap DPO ini menunjukkan komitmen kami dalam menegakkan hukum serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku kejahatan bersenjata akan ditindak secara profesional dan terukur,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Adarma Sinaga, mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Ia menekankan bahwa informasi dari masyarakat sangat penting dalam membantu aparat mencegah serta mengungkap berbagai tindak kejahatan di wilayah Papua Pegunungan.
Saat ini, aparat masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata lainnya yang diduga memiliki keterkaitan dengan kedua pelaku. Upaya itu diharapkan dapat mempersempit ruang gerak KKB serta menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di wilayah tersebut.
Editor: Redaksi








