NASIONAL

Kepala BGN Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Pengurusan Dapur MBG

×

Kepala BGN Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Pengurusan Dapur MBG

Sebarkan artikel ini
Kepala BGN Sudaryono imbau masyarakat waspada penipuan pengurusan dapur MBG. Foto: Ilustrasi -

MITRABERITA.NET | Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai praktik penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut, khususnya terkait pengurusan dan pembukaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan akses pembukaan dapur SPPG dengan imbalan uang atau menjanjikan proses lebih cepat dengan mengatasnamakan pimpinan BGN.

BGN menegaskan, pembukaan dapur SPPG ditentukan melalui sistem dan basis data resmi yang dikelola lembaga tersebut. Karena itu, tidak ada pihak yang diberikan kewenangan untuk memperjualbelikan akses maupun menjamin percepatan proses di luar mekanisme yang telah ditetapkan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap setiap permintaan pungutan yang mengatasnamakan BGN. “Setiap informasi mengenai pembukaan dapur SPPG perlu dipastikan kebenarannya melalui mekanisme verifikasi resmi dari pihak BGN,” kata Kepala BGN, Sudaryono, dikutip Senin (12/10/2026).

Peringatan ini menjadi penting agar masyarakat, khususnya calon mitra yang ingin berpartisipasi dalam program MBG, tidak menjadi korban penipuan oleh oknum yang memanfaatkan peluang keterlibatan dalam program pemerintah tersebut.

BGN juga menekankan bahwa program MBG merupakan program strategis yang menggunakan uang negara. Itu sebabnya, setiap tahapan pelaksanaannya harus berjalan sesuai ketentuan, dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap program MBG harus dijaga bersama. Masyarakat diharapkan lebih cermat dalam menerima informasi, tidak langsung memenuhi permintaan pembayaran yang tidak jelas dasar dan kewenangannya, serta memastikan seluruh proses melalui jalur resmi.

“Dengan kewaspadaan bersama, potensi penipuan yang mencatut nama BGN diharapkan dapat dicegah, sehingga pelaksanaan program MBG tetap berjalan sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku,” harapnya.[]

Media Online