MITRABERITA.NET | Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pangan bekerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Aceh kembali menghadirkan Gelar Pangan Murah (GPM) di sejumlah kecamatan sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Gelar Pangan Murah itu juga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap mulai 8 hingga 22 September 2026 di delapan titik yang tersebar di sejumlah wilayah Aceh Besar.
Pelaksanaan GPM diawali di Kecamatan Blang Bintang pada Selasa (8/9/2026), bertempat di halaman Kantor Camat. Selanjutnya, kegiatan berlanjut di Kecamatan Indrapuri pada 9 September, Masjid Raya pada 10 September, dan Seulimeum pada 11 September.
Gelar Pangan Murah kemudian menyasar Kota Jantho pada 15 September, disusul dua lokasi di Kecamatan Pulo Aceh, yakni Dermaga Lamteung pada 16 September dan Dermaga Lampuyang pada 17 September. Rangkaian kegiatan ditutup di Kecamatan Lembah Seulawah pada 22 September 2026.
Setiap pelaksanaan GPM berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut diminta membawa foto atau salinan KTP Aceh Besar.
Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan ini, di antaranya beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, dan telur ayam satu papan. Komoditas tersebut ditawarkan melalui program pangan murah selama persediaan masih tersedia.
Kehadiran GPM diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Di sisi lain, distribusi yang dilakukan langsung ke sejumlah kecamatan juga membuat akses masyarakat terhadap pangan murah menjadi lebih mudah.
Kerja sama antara Pemkab Aceh Besar dan Bulog menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan di tengah masyarakat. Pemerintah daerah berupaya memastikan kebutuhan pokok tetap dapat diakses masyarakat sekaligus mendukung stabilitas harga di tingkat konsumen.
Program ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat melalui langkah konkret di lapangan. Tidak hanya berfokus pada ketersediaan pangan, upaya stabilisasi juga dilakukan dengan menghadirkan komoditas kebutuhan pokok secara lebih dekat kepada warga.
Dengan pelaksanaan yang tersebar di sejumlah kecamatan, GPM diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Aceh Besar. Warga pun dapat memanfaatkan jadwal yang telah ditetapkan sesuai wilayah masing-masing.
Pemkab Aceh Besar mengajak masyarakat memanfaatkan Gelar Pangan Murah tersebut secara tertib dan sesuai ketentuan. Program ini diharapkan terus menjadi salah satu instrumen dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.[]























