MITRABERITA.NET | Jam anggaran terus berdetak, tapi roda pembangunan di Aceh masih berjalan pelan. Hingga akhir Agustus 2026, penyerapan APBA dinilai lamban.
Tender dan pengadaan barang/jasa belum maksimal, dan dampaknya langsung terasa: uang belum berputar, proyek belum jalan, warga yang menunggu pun masih menunggu.
Kekhawatiran itu disuarakan keras oleh tokoh publik Aceh, Darnisaf Husnur yang akrab disapa Bang Saf.
“Bukan soal angka di kas daerah saja. Ini soal hajat hidup orang banyak,” tegas mantan Aktivis Referendum Aceh 1999 itu, pada Selasa (1/9/2026) malam.
Menurut Bang Saf, jika pembangunan baru dikebut saat akhir tahun, hasilnya bisa ditebak.
“Yang keluar nanti proyek ‘kejar tayang’. Asal jadi, rawan masalah, bahkan bisa bermuara ke pemutusan kontrak dan kasus hukum,” ujarnya.
Bang Saf mendesak Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah segera turun tangan. Ia menyorot SKPA dan UKPBJ Aceh yang dinilai masih tersumbat birokrasi.
“Petakan mana proyek strategis yang masih bisa diselamatkan. Jalan, irigasi, sarana ibadah atau masjid, jangan sampai mangkrak karena telat tender,” ujarnya.
Ia juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap dinas-dinas yang kinerjanya lambat. “Bulan Desember jangan dijadikan tempat menghabiskan sisa anggaran. Itu pola lama yang harus kita tinggalkan,” kata Bang Saf.
Masuk pertengahan semester kedua tanpa progres tender yang optimal, kata Bang Saf, sama saja menumpuk bom waktu pekerjaan di akhir tahun anggaran.
Padahal, asas tata kelola yang baik dan kepatuhan regulasi tidak boleh dikorbankan demi mengejar target.
“Pemerintah perlu duduk satu meja dengan semua kepala SKPA dan tim pengadaan. Mana yang layak dikebut, mana yang berisiko hukum kalau dipaksakan,” ujarnya.
Bang Saf berharap, di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf – Fadhlullah, APBA 2026 bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Aceh. Tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
“Karena kalau anggaran tidak berputar sekarang, yang dirugikan bukan pemerintah. Tapi rakyat,” pungkasnya.[]






















