PEMERINTAHAN

Eks Terminal Keudah Ditata Jadi Open Space, Pemko Banda Aceh Buka Peluang Investasi

×

Eks Terminal Keudah Ditata Jadi Open Space, Pemko Banda Aceh Buka Peluang Investasi

Sebarkan artikel ini
Lahan eks Terminal Keudah. Foto: Humas Banda Aceh

MITRABERITA.NET | Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menata kawasan eks Terminal Keudah untuk mengubah lahan tersebut menjadi kawasan yang lebih tertata, produktif, dan memiliki nilai ekonomi. Penataan itu dilakukan Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perhubungan (Dishub).

Kepala Dishub Kota Banda Aceh, Syaifuddin Ambia, menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Wali Kota Banda Aceh meninjau langsung kawasan eks Terminal Keudah, pada Sabtu (25/7/2026).

Ambia mengatakan, Pemko Banda Aceh sebenarnya telah merencanakan pengembangan kawasan tersebut sejak 2015 dengan konsep mixed land use atau pemanfaatan lahan untuk berbagai fungsi.

“Dalam konsep awal, kawasan ini dirancang memiliki tujuh lantai, terdiri atas dua lantai basement, untuk terminal, serta fasilitas komersial seperti pusat perbelanjaan dan hotel,” katanya.

Selain menjadi kawasan komersial, eks Terminal Keudah juga dirancang sebagai pusat transportasi terpadu. Nantinya, kawasan tersebut diharapkan menjadi titik transit angkutan umum dan layanan feeder yang menghubungkan berbagai wilayah di Kota Banda Aceh.

Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena Pemko Banda Aceh belum menemukan investor yang sesuai. Karena itu, penataan kawasan kini dilakukan sebagai langkah awal untuk membuka kembali peluang investasi di lokasi tersebut.

“Dulu kita sudah mencari investor, tetapi situasinya belum memungkinkan. Sekarang kawasan ini kita bersihkan terlebih dahulu agar lebih menarik. Insyaallah ke depan lokasi ini akan menjadi kawasan yang lebih representatif dan diminati investor,” katanya.

Menurut Ambia, eks Terminal Keudah memiliki sejumlah keunggulan yang membuat kawasan tersebut potensial untuk dikembangkan.

Lokasinya berada di kawasan strategis, dekat dengan Masjid Raya Baiturrahman, berada di sekitar Krueng Aceh, serta tidak jauh dari pusat perdagangan Peunayong. Selain itu, lahan tersebut memiliki luas sekitar 11.717 meter persegi.

Selama proses penataan berlangsung, kawasan eks Terminal Keudah akan dipagar sementara dan dimanfaatkan sebagai open space. Ruang terbuka itu nantinya dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dan event yang berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Nanti seluruh kawasan akan dipagar sementara akan dijadikan open space yang dapat digunakan untuk kegiatan/ event yang berdampak bagi perekonomian masyarakat dan kedepan memberi kesempatan kepada investor untuk mengembangkan eks terminal keudah tersebut,” tegasnya.

Ambia berharap, penataan eks Terminal Keudah dapat menjadi bagian dari upaya Pemko Banda Aceh dalam mengoptimalkan aset daerah sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih representatif.

Di sisi lain, penataan tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang investasi baru dan mendukung pengembangan kawasan perkotaan Banda Aceh di masa mendatang.

Editor: Redaksi

Media Online