MITRABERITA.NET | Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, resmi melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Lantai 4 Mawardy Nurdin, Senin (20/4/2026).
Kelima pejabat yang dilantik tersebut masing-masing Dedy Fahrian sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Muhammad Zubir sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Rulli Syahreza sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Mohd Ichsan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Hendra Gunawan sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukanlah bentuk penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Jabatan ini bukanlah penghargaan, melainkan amanah. Hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugas, para pejabat tidak hanya terikat pada aturan dan target kinerja, tetapi juga pada nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi pembangunan Kota Banda Aceh.
Lebih lanjut, Illiza menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, kekuatan Banda Aceh tidak terletak pada jabatan semata, melainkan pada sinergi dan kerja sama antar semua elemen.
“Kekuatan Banda Aceh bukan pada jabatan, tetapi pada kolaborasi. Semangat itu harus diwujudkan dalam kerja nyata,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banda Aceh, Emila Sovayana, menyampaikan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sesuai mekanisme yang berlaku.
“Proses seleksi telah berjalan sesuai kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan, serta pelantikan ini juga telah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelasnya.
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah serta mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Banda Aceh.
Editor: Redaksi






















