MITRABERITA.NET | Pemerintah Kota Banda Aceh menyalurkan santunan dan bantuan sembako kepada ratusan penyandang disabilitas dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan.
Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah penerima yang hadir. Penyaluran bantuan itu turut didampingi Wakil Wali Kota, Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Secara keseluruhan, bantuan tersebut ditujukan kepada 290 penyandang disabilitas yang tersebar di berbagai wilayah Kota Banda Aceh. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 30 orang penerima dihadirkan sebagai perwakilan untuk menerima bantuan secara simbolis dari wali kota.
Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya para penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian bersama.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan mereka,” ujar Illiza.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain para penerima bantuan, kegiatan itu juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, awak media, serta para pendamping penyandang disabilitas.
Sementara itu, penyaluran bantuan kepada penerima lainnya akan dilakukan secara bertahap melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Banda Aceh, sehingga seluruh penerima dapat memperoleh bantuan secara merata dan tepat sasaran.
Pemerintah Kota Banda Aceh berharap kolaborasi antara berbagai pihak dalam mendukung penyandang disabilitas dapat terus diperkuat, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial yang inklusif bagi seluruh masyarakat di ibu kota Provinsi Aceh tersebut. []






















