MITRABERITA.NET | Harga emas di Kota Banda Aceh kembali menunjukkan tren kenaikan setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini menandai pergerakan harga yang cukup dinamis dan kembali menarik perhatian masyarakat, khususnya pelaku transaksi emas.
Berdasarkan pantauan media ini pada akun Instagram @binanusa, harga emas pada Selasa 6 Januari 2026, tercatat sebesar Rp7.790.000 per mayam atau setara 3,3 gram, belum termasuk ongkos pembuatan. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan harga sebelumnya.
Sebelumnya, harga emas sempat berada di kisaran Rp7,6 juta per mayam sejak 30 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Penurunan harga tersebut dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk melakukan transaksi, baik membeli sebagai instrumen investasi maupun menjual untuk kebutuhan likuiditas.
Para pedagang emas menyebutkan bahwa fluktuasi harga dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global. Meningkatnya kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia turut mendorong minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai, sehingga berdampak pada kenaikan harga di pasar lokal.
Kondisi ini membuat pasar emas di Banda Aceh kembali bergeliat. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap cermat dan memantau perkembangan harga sebelum melakukan transaksi, mengingat harga emas dikenal sangat responsif terhadap dinamika global dan dapat berubah dalam waktu singkat.
Dengan tren pergerakan yang masih fluktuatif, emas tetap menjadi pilihan investasi yang diminati, namun membutuhkan pertimbangan matang agar transaksi yang dilakukan memberikan keuntungan optimal.
Editor: Redaksi





















