NASIONALUTAMA

Program MBG Jadi Penopang, Survei Ungkap Tingginya Kepercayaan Publik ke Prabowo

×

Program MBG Jadi Penopang, Survei Ungkap Tingginya Kepercayaan Publik ke Prabowo

Sebarkan artikel ini
Program MBG jadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran. Foto: Dok. MB

MITRABERITA.NET | Tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat tinggi dalam 1,5 tahun masa pemerintahan.

Hasil survei yang dirilis Poltracking Indonesia menunjukkan sebanyak 75,1 persen responden mengaku puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memimpin Indonesia.

Tingkat kepercayaan tersebut sejalan dengan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo yang mencapai 74,9 persen. Sementara itu, kepuasan terhadap kinerja pemerintahan secara keseluruhan berada di angka 74,1 persen.

Peneliti Utama Poltracking, Masduri Amrawi, menyebutkan bahwa tingginya tingkat kepuasan ini tetap terjaga meskipun dunia tengah dihadapkan pada ketegangan geopolitik global.

“Di tengah ketegangan geopolitik dunia saat ini, kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran masih cenderung tinggi,” ujarnya saat merilis survei nasional bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Program Prioritas Prabowo-Gibran, pada Senin (13/04/2026).

Survei tersebut juga mengungkap bahwa salah satu faktor utama yang mendorong tingkat kepuasan publik adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini mencatat tingkat kepuasan sebesar 23 persen.

Selain itu, faktor lain yang turut berkontribusi adalah bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran sebesar 13,8 persen, serta karakter kepemimpinan Prabowo yang dianggap tegas dan berwibawa oleh 10,2 persen responden.

“Di tengah kontroversi dan perbedaan pandangan berkaitan dengan program (MBG) ini, ternyata publik secara umum mendapatkan perhatian yang cukup baik,” kata Masduri.

Di sisi lain, pemerintahan Prabowo-Gibran juga mendapat penilaian positif dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional. Sebanyak 77,8 persen responden menilai pemerintah berhasil menjaga kerukunan antar umat beragama.

Kemudian, 69,9 persen responden menyatakan pemerintah berhasil menjaga keamanan, dan 69,4 persen menilai mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pemerintahan Prabowo-Gibran sejauh ini dinilai cukup baik di dalam menjaga stabilitas keamanan dan politik nasional,” tambahnya.

Peneliti Poltracking lainnya, Yoki Alvetro, menjelaskan bahwa survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.220 responden di seluruh Indonesia.

Survei dilakukan pada periode 2 hingga 8 Maret 2026 melalui wawancara tatap muka langsung, dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Untuk menjaga akurasi data, sebanyak 20 persen sampel dilakukan verifikasi ulang, serta seluruh data yang masuk ke pusat pengolahan telah melalui proses validasi menyeluruh.

“Sebanyak 100 persen input data hasil wawancara ke data center diverifikasi. Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti,” jelas Yoki.

Hasil survei ini memperlihatkan bahwa di tengah berbagai tantangan global dan dinamika domestik, tingkat kepercayaan dan kepuasan publik terhadap pemerintahan saat ini masih berada pada level yang relatif tinggi.

Editor: Redaksi

Media Online