EKONOMI & BISNIS

Pemkab Aceh Utara dan Satgassus Bidik 40 Hektare Lahan Tambak untuk Sawah Baru

×

Pemkab Aceh Utara dan Satgassus Bidik 40 Hektare Lahan Tambak untuk Sawah Baru

Sebarkan artikel ini

MITRABERITA.NET | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara bersama Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Swasembada Ketahanan Pangan Korwil III Aceh mengambil langkah progresif mendukung ketahanan pangan nasional.

Tim gabungan meninjau langsung potensi alih fungsi 40 hektare lahan bekas tambak dan sawah tadah hujan di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis (29/10/2026).

​Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara, Ir. Mirza Gunawan, S.T., M.A.P., CPSp., CCMS., bersama Ketua Satgassus Swasembada Ketahanan Pangan Korwil III Aceh, Rasyidin, S.I.P., M.I.P.

​Adapun lokasi yang disasar meliputi lahan sawah tadah hujan warga di Desa Alue Capli, Cot Patisah, dan Matang Lada, serta kawasan lahan tambak warga di Desa Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seunuddon.

​Plt. Kadistanpangan Aceh Utara, Mirza Gunawan, menjelaskan bahwa potensi lahan bekas tambak yang disiapkan untuk program cetak sawah baru ini diperkirakan mencapai luas sekitar 40 hektare.

​Langkah strategis ini merupakan wujud nyata penjabaran visi Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. (Ayah Wa) dan Wakil Bupati Tarmizi (Panyang), S.I.Kom., dalam mewujudkan Aceh Utara yang bangkit dan mandiri di sektor pangan.

​”Melalui kolaborasi erat bersama Satgassus Swasembada Ketahanan Pangan serta koordinasi intensif ke tingkat Provinsi Aceh dan Kementerian Pertanian, kita berharap pengucuran anggaran dapat direalisasikan secepatnya demi meningkatkan produktivitas dan menyejahterakan masyarakat,” ujar Mirza.
​
​Rencana cetak sawah baru ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Geuchik Ulee Rubek Barat, Amri Ismail, mengungkapkan bahwa warga menaruh harapan besar agar program ini segera terealisasi.

Menurutnya, ketersediaan pasokan air bersih di kawasan tersebut sudah sangat mencukupi untuk mengairi areal persawahan baru nantinya.

​Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Satgassus Korwil III Aceh, Rasyidin, S.I.P., M.I.P., menegaskan komitmen penuh lembaganya untuk mengawal harapan warga Ulee Rubek.

Ia berjanji akan membawa langsung aspirasi masyarakat ini hingga ke meja Gubernur Aceh dan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman.

​”Kami akan meneruskan aspirasi masyarakat ini secara langsung kepada Bapak Gubernur hingga Menteri Pertanian, agar proses alih fungsi lahan bekas tambak menjadi sawah produktif ini dapat segera terealisasi dalam waktu dekat,” tegas Rasyidin.

​Melalui sinergi kuat antara Pemkab Aceh Utara, Satgassus Ketahanan Pangan, Pemerintah Provinsi Aceh, dan Kementerian Pertanian, percepatan swasembada pangan di Bumi Malikussaleh ini diharapkan tidak hanya mendongkrak produktivitas pertanian, tetapi juga bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Redaksi

Media Online