MITRABERITA.NET | Kelangkaan gas LPG 3 kilogram atau tabung melon di Kabupaten Aceh Besar hingga kini belum sepenuhnya teratasi. Terbatasnya pasokan akibat jalur transportasi darat yang belum pulih optimal menjadi salah satu faktor utama terganggunya distribusi gas subsidi bagi masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Camat Darul Imarah Muhammad Basir, S.STP., M.Si., kembali mengambil langkah cepat dengan menggelar penyaluran LPG 3 kg kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari penyaluran sebelumnya dan berlangsung di halaman Kantor Camat Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (24/12/2025).
Penyaluran gas subsidi tersebut terlaksana berkat kerja sama antara Pemerintah Kecamatan Darul Imarah dengan PT Pertamina Patra Niaga serta didukung oleh PT Good Gas Qwan sebagai pihak penyuplai.
Muhammad Basir menjelaskan, pada penyaluran kali ini pihaknya mendapatkan alokasi sebanyak 1.680 tabung LPG 3 kg yang akan didistribusikan secara merata ke seluruh gampong di wilayah Kecamatan Darul Imarah.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali mendapat kepercayaan dari Bapak Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris untuk mendistribusikan gas subsidi 3 kg bagi masyarakat Darul Imarah. Sebanyak 1.680 tabung akan disalurkan melalui keuchik gampong agar sampai langsung ke warga,” ujar Basir.
Ia mengakui, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Darul Imarah, kuota LPG yang diterima masih sangat terbatas. Namun demikian, operasi pasar ini dinilai mampu membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan energi rumah tangga di tengah kelangkaan.
Selain itu, langkah yang digagas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar ini juga diharapkan dapat menutup kekurangan pasokan LPG 3 kg yang selama ini disalurkan melalui pangkalan resmi.
Sementara itu, anggota Tim Pengawas LPG 3 Kg Kabupaten Aceh Besar, Ayah Badri, mengapresiasi skema penyaluran yang diterapkan oleh Camat Darul Imarah. Ia menilai proses distribusi berlangsung tertib, lancar, dan transparan.
“Patut diapresiasi skema pembagian yang dilakukan Camat Darul Imarah. Penyaluran berjalan tertib dan transparan. Saya berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bersikap jujur agar gas subsidi benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Apresiasi tersebut disambut baik oleh para keuchik gampong. Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, ST, menegaskan komitmennya untuk menjaga amanah dalam proses penyaluran LPG subsidi kepada masyarakat.
“Kami selaku keuchik adalah pemangku amanah masyarakat. Harapan dari pemerintah dan tim pengawas adalah hal yang wajar, dan akan kami laksanakan dengan jujur, adil, serta bertanggung jawab,” tegasnya.
Melalui operasi pasar LPG ini, Pemerintah Kecamatan Darul Imarah berharap dampak kelangkaan gas melon dapat ditekan, sekaligus memastikan masyarakat kecil tetap memperoleh haknya atas energi bersubsidi secara adil dan merata.
Editor: Redaksi
















