DAERAHEKONOMI & BISNIS

BUMG Aceh Besar Ambil Peran, Siap Jadi Tulang Punggung Program MBG

×

BUMG Aceh Besar Ambil Peran, Siap Jadi Tulang Punggung Program MBG

Sebarkan artikel ini
Ikhsan menjelaskan kesiapan BUMG sebagai pemasok program MBG di Taman Budaya Aceh, Banda Aceh, pada Kamis (16/4/2026). Foto: MB

MITRABERITA.NET | Sebanyak 15 Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) di Aceh Besar menyatakan kesiapan menjadi pemasok bahan baku untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan pascabencana.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi yang digelar Direktorat Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat di Taman Budaya Aceh, pada Kamis (16/4/2026), yang turut melibatkan pelaku UMKM, koperasi, dan BUMDes.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh Besar melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Masyarakat, Ikhsan, menyebutkan kehadiran BUMG dalam forum tersebut menjadi bukti kesiapan sektor usaha desa dalam mendukung program strategis nasional.

“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya meningkatkan asupan gizi masyarakat, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha baik di BUMG maupun bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Saat ini ada 15 BUMG yang siap menjadi pemasok Program MBG ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai komoditas unggulan telah disiapkan oleh BUMG, mulai dari bahan baku hingga produk siap saji. Salah satunya adalah beras berkualitas yang diproduksi BUMG Gampong Mon Cut, Kecamatan Lhoknga.

Selain itu, BUMG Glee Geunteng di Gampong Rima Keuneurum, Kecamatan Peukan Bada, telah memproduksi roti sebagai produk siap saji. Sementara untuk kebutuhan sayuran, BUMG Gampong Lampineung, Kecamatan Baitussalam, siap menyuplai berbagai jenis sayuran hijau.

Ikhsan berharap, melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam kegiatan tersebut, BUMG dapat semakin berkembang dan meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.

“Kita berharap dengan adanya MoU pada kegiatan Rakor Sinergi Ekonomi Kerakyatan ini, BUMG kita dapat terberdaya dan meningkatkan produktivitasnya dengan baik dan bermutu. DPMG Aceh Besar bersama DPMG Aceh dan unsur terkait lainnya terus mendorong BUMG untuk memanfaatkan program strategis Bapak Presiden Prabowo Subianto, sehingga hasil usaha masyarakat gampong dapat terserap semuanya, khususnya demi suksesnya program MBG ini,” ungkapnya.

Salah satu BUMG yang turut menandatangani MoU adalah BUMG Lampineung Baitussalam. Direktur BUMG tersebut, Salman, menilai keterlibatan BUMG dalam program MBG akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi dan ekonomi masyarakat desa.

“Kami berharap program ini menjadi stimulan ekonomi bagi masyarakat, terutama BUMG. Jangan sampai kebutuhan MBG hanya dipasok oleh perusahaan besar, sementara pelaku usaha kecil tidak dilibatkan,” ujarnya.

Pelibatan BUMG dalam rantai pasok MBG diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di tingkat gampong serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Editor: Redaksi

Media Online