PEMERINTAHANTREND

Pariwisata Dongkrak Ekonomi Warga, Wali Kota Sabang Raih SMSI Aceh Awards 2026

×

Pariwisata Dongkrak Ekonomi Warga, Wali Kota Sabang Raih SMSI Aceh Awards 2026

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menerima SMSI Aceh Awards 2026 kategori Kepala Daerah Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Aceh di Banda Aceh. Foto: Prokopim Sabang

MITRABERITA.NET | Pariwisata Sabang tidak lagi sekadar dipandang sebagai magnet untuk mendatangkan wisatawan. Di balik geliat kunjungan, Pemerintah Kota Sabang mendorong sektor wisata menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Komitmen itu mengantarkan Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam meraih SMSI Aceh Awards 2026 kategori Kepala Daerah Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Aceh.

Penghargaan tersebut diserahkan Ketua SMSI Pusat Firdaus didampingi Ketua SMSI Aceh Aldin NL kepada Zulkifli H. Adam dalam malam penganugerahan SMSI Aceh Awards 2026 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026) malam.

Penganugerahan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan SMSI Aceh yang turut dirangkai dengan pelantikan pengurus SMSI Aceh. Ajang tersebut memberikan apresiasi kepada kepala daerah, tokoh dan institusi yang dinilai menghadirkan kontribusi, inovasi, dedikasi serta inspirasi bagi kemajuan Aceh.

Penghargaan itu datang ketika geliat pariwisata Sabang terus menunjukkan pergerakan. Sepanjang 2025, sebanyak 270.971 wisatawan tercatat berkunjung ke Sabang. Sementara hingga Juni 2026, jumlah kunjungan telah mencapai 134.074 wisatawan.

Angka tersebut bukan sekadar statistik kunjungan. Arus wisatawan ikut menghidupkan berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari transportasi, penginapan, kuliner, jasa wisata hingga usaha masyarakat yang bergantung pada perputaran ekonomi sektor pariwisata.

Sebagai daerah paling barat Indonesia, Sabang memiliki kekuatan wisata bahari sekaligus kekayaan sejarah dan lingkungan. Potensi tersebut terus diarahkan agar memberikan nilai tambah lebih luas, sehingga manfaat pariwisata tidak berhenti pada destinasi dan jumlah wisatawan.

Zulkifli H. Adam menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan SMSI Aceh. Menurutnya, penghargaan tersebut justru menjadi dorongan untuk memperkuat pembangunan pariwisata yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan pariwisata Sabang. Bukan hanya bagaimana meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi bagaimana setiap kunjungan dapat menggerakkan ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zulkifli.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata tidak dapat berjalan sendiri. Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, pelaku usaha dan insan media untuk mengangkat potensi Sabang sekaligus menciptakan ekosistem pariwisata yang semakin kuat.

“Pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan insan media agar potensi Sabang dapat berkembang dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Zulkifli, pembangunan sektor pariwisata juga harus berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan publik, keterbukaan akses serta penciptaan peluang usaha dan investasi.

Dengan pendekatan tersebut, keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari tingginya kunjungan, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Pembangunan pada akhirnya bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi bagaimana pelayanan semakin baik, akses semakin terbuka, dan masyarakat dapat melihat lebih banyak peluang untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ujarnya.

Zulkifli mendedikasikan penghargaan tersebut kepada masyarakat Sabang dan seluruh pihak yang selama ini ikut mendukung pembangunan pariwisata serta penguatan ekonomi daerah.

“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk masyarakat Sabang dan seluruh pihak yang selama ini bersama-sama mendukung pembangunan pariwisata dan ekonomi Sabang,” tutupnya.

Editor: Redaksi

Media Online