NUSANTARA

Dosen FKIP Unimal Laksanakan Pengabdian Masyarakat Berbasis Ekowisata di Danau Toba

×

Dosen FKIP Unimal Laksanakan Pengabdian Masyarakat Berbasis Ekowisata di Danau Toba

Sebarkan artikel ini
Lima dosen FKIP Unimal melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis ekowisata di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Pribadi

MITRABERITA.NET | Lima dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis ekowisata di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (24/8/2026).

Kegiatan berupa perjalanan edukasi tersebut difasilitasi oleh Yayasan Lampoh Balai Center sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui konsep pariwisata berkelanjutan.

Program pengabdian lintas program studi ini mengusung tema “Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Lingkungan Danau Toba Berbasis Ekowisata.” Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kepedulian ekologis masyarakat, khususnya wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata berbasis alam.

Melalui pendekatan ekowisata, tim dosen mendorong agar aktivitas pariwisata dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem Danau Toba.

Lima dosen yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari dua program studi, yakni Program Studi Pendidikan Biologi dan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.

Ketua Tim PkM, Yuri Gagarin, S.Pd., M.Pd., mengatakan program tersebut diarahkan untuk menghasilkan pola pengelolaan kawasan wisata berbasis alam yang dapat menjadi rujukan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Tujuan akhir dari program ini adalah terdokumentasinya pola terbaik dalam mengelola kawasan wisata berbasis alam dalam hal ini studi kasusnya adalah Danau Toba secara bijaksana, di mana pertumbuhan ekonomi lewat sektor pariwisata dapat berjalan selaras tanpa merusak atau mengorbankan kelestarian ekosistem lingkungan hidup yang ada,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Yuri didampingi Yeni Pita Sari, M.Pd., dan Puput Marlisa, S.Pd., M.Pd., yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan, sains, dan biologi. Sementara Ikhwan Zuhdi, M.Pd., serta Resa Permata Sari, M.Pd., memperkuat kegiatan dari perspektif pendidikan bahasa.

Kolaborasi lintas keilmuan tersebut diwujudkan melalui penyusunan program sosialisasi, pemetaan potensi lingkungan, serta dokumentasi hasil kegiatan yang nantinya menjadi bahan publikasi ilmiah.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan lapangan selesai, tim dosen akan menyusun artikel ilmiah berdasarkan hasil pengabdian. Artikel tersebut direncanakan untuk disubmit ke salah satu jurnal nasional terakreditasi.

Publikasi itu diharapkan dapat mendokumentasikan hasil dan dampak kegiatan sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan pengelolaan wisata berbasis alam yang berkelanjutan.

Kolaborasi antara bidang biologi dan bahasa tersebut juga diharapkan mampu memperkuat strategi edukasi kepada masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya menjaga lingkungan kawasan Danau Toba.

Selain memperkuat kontribusi akademik, kegiatan ini diharapkan semakin mempererat kemitraan antara lembaga swadaya masyarakat dan civitas akademika FKIP Universitas Malikussaleh dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan program strategis nasional.[]

Media Online