MITRABERITA.NET | Komitmen dalam syiar Al-Quran di Aceh kembali mendapat apresiasi melalui ajang Elmasudy Duta Quran Award IV 2026 yang digelar oleh Yayasan Elmasudy Center Indonesia melalui LT3Q Elmasudy di Aula Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (12/3/2026).
Penghargaan tersebut diberikan bertepatan dengan Wisuda Akbar Nasional Daurah Tahfizh Nasional angkatan ke-10 sebagai bentuk apresiasi kepada individu, lembaga, dan organisasi yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam mengembangkan nilai-nilai Al-Quran dan keislaman.
Salah satu penerima penghargaan adalah Tuanku Muhammad yang dianugerahi kategori Tokoh Penggerak Syiar Al-Quran di Pemerintahan. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam mendorong penguatan nilai-nilai keislaman di ruang publik.
Dalam kesempatan tersebut, Tuanku Muhammad menyampaikan apresiasi kepada LT3Q Elmasudy yang dinilai konsisten melahirkan generasi penghafal Al-Quran di Aceh melalui berbagai program pembinaan.
“Sangat senang melihat kiprah LT3Q Elmasudy yang mampu tetap istiqamah melaksanakan daurah menghafal Al Quran hingga wisuda Akbar yang ke-10. Ini terbukti mereka telah membawa cahaya Al-Quran bagi generasi muda Aceh,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan Al-Quran dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moral.
Dalam rangkaian acara tersebut, Tuanku Muhammad turut menyampaikan orasi ilmiah Al-Quran di hadapan peserta dan tamu undangan. Ia mengajak generasi muda Aceh untuk semakin dekat dengan Al-Quran, salah satunya dengan menjadi penghafal Al-Quran.
Selain itu, ia juga berkesempatan menguji langsung kemampuan hafalan para peserta daurah. Menurutnya, kualitas hafalan para santri menunjukkan standar pembinaan yang tinggi.
“Sangat senang rasanya bisa menguji langsung hafalan para peserta. Tidak hanya lancar, mereka juga mampu mengetahui letak dan nomor ayat serta surat yang dibacakan. Ini menunjukkan kualitas pembinaan yang luar biasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Elmas’udy Indonesia, Irhamullah Alhafiz, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda daurah Al-Quran hingga angkatan ke-10.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung. Harapan kami, Aceh dapat memiliki semakin banyak generasi Qurani di masa depan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh agama, akademisi, anggota DPRK, tokoh pemuda, pengurus BKM masjid, aktivis sosial, serta orang tua santri. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh semangat dalam memperkuat syiar Al-Quran di tengah masyarakat.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir semakin banyak generasi muda Aceh yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual sebagai penghafal dan pengamal Al-Quran. []






















