DAERAH

Progress Pembangunan Fisik Rumah Hunian Tetap Korban Banjir di Simpang Kanan Mencapai 45 Persen

694
×

Progress Pembangunan Fisik Rumah Hunian Tetap Korban Banjir di Simpang Kanan Mencapai 45 Persen

Sebarkan artikel ini
Progress Pembangunan Fisik Rumah Hunian Tetap Korban Banjir di Simpang Kanan Mencapai 45 Persen. Foto: Humas Polri

MITRABERITA.NET | Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah meninjau langsung pembangunan rumah hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban banjir di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (20/2/2026).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan pascabanjir sekaligus memantau perkembangan pembangunan hunian tetap yang dibangun oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bagi warga terdampak.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB, Kapolda Aceh terlebih dahulu melaksanakan salat Jumat bersama masyarakat setempat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah bersama jajaran Polres Aceh Tamiang dan sejumlah warga guna menyerap aspirasi terkait proses pembangunan hunian tetap tersebut.

Kapolda kemudian meninjau langsung progres pembangunan di lapangan. Dalam kesempatan itu, ia didampingi Dansat Brimob Kombes Pol Zuhdi Batubara, Karo Log Kombes Pol Didi Wahyudi, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, serta Kapolsek Kejuruan Muda AKP Aulia Budiman.

Marzuki Ali Basyah menjelaskan, pembangunan hunian tetap yang berjumlah 150 unit tersebut berdiri di atas lahan seluas 7,5 hektare dan saat ini terus dikebut agar selesai sesuai target.

“Peninjauan secara langsung ini guna melihat progres pembangunan hunian tetap yang dibangun oleh Polri bagi masyarakat terdampak banjir. Saat ini progres pemerataan lahan sudah mencapai 80 persen, sedangkan progres pembangunan fisik bangunan sekitar 45 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses pemerataan lahan dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak yang bekerja siang dan malam, dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 45 hari.

Kapolda Aceh juga berharap dukungan dan doa dari seluruh pihak agar pembangunan hunian tetap tersebut dapat selesai tepat waktu. Jika tidak ada kendala, proyek tersebut ditargetkan selesai pada Mei mendatang, bahkan diharapkan sudah memasuki tahap akhir setelah Lebaran atau menjelang Hari Raya Iduladha.

Dengan rampungnya pembangunan hunian tetap tersebut, diharapkan masyarakat korban banjir dapat segera menempati rumah yang layak serta kembali menjalani kehidupan secara normal. []

Media Online