DAERAH

Musim Liburan dan Panen Durian, Puskesmas Lhoknga Siaga 24 Jam Antisipasi Kondisi Darurat

×

Musim Liburan dan Panen Durian, Puskesmas Lhoknga Siaga 24 Jam Antisipasi Kondisi Darurat

Sebarkan artikel ini
Kepala Puskesmas Lhoknga Elisa SKM (baju merah) memberikan semangat kepada tenaga kesehatan yang sedang piket, Sabtu malam (4/7/2026). Foto: Dok. MB

MITRABERITA.NET | Meningkatnya arus kendaraan di jalur lintas barat selatan Aceh pada momen libur akhir pekan dan musim panen durian membuat Puskesmas Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan.

Unit Gawat Darurat (UGD) di puskesmas tersebut disiagakan penuh selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun kondisi darurat medis lainnya.

Jalur lintas barat selatan diketahui mengalami peningkatan mobilitas masyarakat, baik wisatawan yang menuju kawasan pantai di Aceh Besar, pemburu durian ke Kecamatan Lhoong, maupun warga yang melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Aceh Jaya.

Sebagai bentuk kesiapan pelayanan, Kepala Puskesmas Lhoknga, Elisa, SKM, turun langsung meninjau petugas yang berjaga di UGD pada Sabtu (4/7/2026) malam. Kehadirannya sekaligus memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan yang tetap bertugas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Elisa mengatakan, posisi Puskesmas Lhoknga yang berada di jalur strategis lintas barat selatan mengharuskan seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan dibandingkan hari-hari biasa.

“Kami harus lebih siaga daripada hari biasa untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang di luar dugaan kita,” ujarnya, Ahad (5/7/2026).

Menurutnya, peninjauan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pimpinan dalam memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Kehadiran saya di Puskesmas untuk memberikan semangat kepada petugas medis yang sedang piket. Hal seperti ini sudah sering kami lakukan. Tidak ada yang luar biasa, semua berangkat dari tanggung jawab kami sebagai petugas kesehatan dalam melayani masyarakat,” katanya.

Elisa mengungkapkan, UGD Puskesmas Lhoknga hampir setiap malam menerima pasien dengan berbagai keluhan. Sebagian besar pasien yang datang pada malam hari membutuhkan penanganan lanjutan sehingga harus dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

“Kalau malam rata-rata pasien datang dengan kondisi yang cukup berat dan harus kami rujuk ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang lebih paripurna,” jelasnya.

Selain mengantisipasi kemungkinan kecelakaan di jalur utama, Puskesmas Lhoknga juga bersiap menghadapi potensi insiden di sejumlah destinasi wisata yang ramai dikunjungi selama akhir pekan.

Karena itu, Elisa mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, terutama saat melintasi kawasan pegunungan Paro, Kulu, dan Geurutee yang dikenal memiliki medan jalan berliku.

Ia juga mengingatkan para wisatawan yang berlibur ke kawasan Pantai Lhoknga, Lampuuk, Pantai Riting Leupung, maupun objek wisata lainnya agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada musim liburan dan panen durian, kesiapsiagaan tenaga kesehatan di Puskesmas Lhoknga diharapkan dapat memberikan respons cepat terhadap setiap kondisi darurat, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal bagi masyarakat dan pengguna jalan.[]

Media Online