PEMERINTAHAN

‎Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

×

‎Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik ST MSi menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (24/8/2026) malam. Foto: Mitraberita

MITRABERITA.NET | Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik ST MSi menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (24/8/2026) malam.

Peringatan Maulid yang berlangsung mulai pukul 20.15 WIB setelah salat Isya berjamaah tersebut turut dihadiri Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan, Komandan Lanud (Danlanud) SIM Kolonel Pnb Suryo Anggoro, Bupati Aceh Besar Muharram Idris, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, unsur Forkopimda Aceh dan Forkopimda Banda Aceh.

Kehadiran Plt Sekda Aceh Taufik untuk menyampaikan salam sekaligus membacakan sambutan Gubernur Aceh Muzakir Manaf,  yang saat ini sedang tidak berada di tempat karena sedang menjalani perawatan kesehatan.

Dalam sambutan yang dibacakan Plt Sekda, Gubernur Aceh menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga kesempatan untuk semakin mengenal, mencintai, dan terutama meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Gubernur menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan dengan sering menyebut nama beliau, tetapi harus tercermin melalui akhlak dalam kehidupan. Rasulullah SAW menjadi teladan dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, keadilan, amanah, serta penghormatan kepada sesama.

Menurut Gubernur, tema Maulid tahun ini, “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mewujudkan Masyarakat Aceh yang Islami, Berakhlak Mulia dan Bersatu” sangat relevan dengan tantangan yang ada Aceh saat ini.

Ia menyampaikan, pembangunan Aceh harus berjalan seiring dengan nilai-nilai Islam. Kemajuan harus dibangun dengan kejujuran dan keadilan, sementara kekuatan Aceh harus lahir dari persatuan.

Rasulullah SAW, kata Gubernur, telah memberikan teladan dalam membangun masyarakat yang kuat bukan dengan mempertajam perbedaan, melainkan dengan memperkuat persaudaraan.

“Islam yang menjadi rahmat, akhlak yang menjadi teladan, dan persatuan yang menjadi kekuatan,” tutur Taufik membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur Aceh juga menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam membangun masyarakat yang Islami dan berakhlak mulia, sekaligus menghadirkan pemerintahan yang amanah dan melayani.

Ia menegaskan bahwa upaya tersebut membutuhkan dukungan ulama, pendidik, tokoh masyarakat, pemuda, orang tua, serta seluruh masyarakat Aceh.

Karena itu, peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bersama untuk memperbaiki akhlak, memperkuat ukhuwah, dan merawat persatuan Aceh.

“Semoga keteladanan Rasulullah SAW mengantarkan Aceh menjadi daerah yang damai, bersatu, maju, dan sejahtera,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Peringatan tersebut turut diisi dengan sambutan Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh Abu Paya Pasie, serta ceramah agama dan doa yang disampaikan oleh Tgk. Misran Fuadi yang juga Kadis Syariat Islam Aceh.

Editor: Redaksi

Media Online