MITRABERITA.NET | PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh terus menjaga komitmennya dalam membangun masyarakat yang cerdas secara finansial.
Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh, BSI menggelar kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan, khususnya keuangan syariah.
Kegiatan yang berlangsung di Banda Aceh itu dihadiri Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan, Kepala OJK Aceh Daddi Peryoga, Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Aceh Zaini, Ketua FKIJK Aceh Fadhil Ilyas, serta ratusan peserta yang berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga mahasiswa.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan dalam meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem keuangan syariah di Aceh.
Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah yang aman, mudah, dan sesuai dengan prinsip syariah.
“Melalui kolaborasi bersama OJK, FKIJK, dan Pemerintah Aceh, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami cara mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga semakin mengenal berbagai produk dan layanan keuangan syariah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Imsak, Selasa (21/7/2026).
Sementara itu, Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga, menegaskan bahwa Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun masyarakat yang memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan secara bijak dan mampu mengambil keputusan finansial yang tepat.
Menurutnya, peningkatan literasi keuangan juga menjadi benteng penting bagi masyarakat agar terhindar dari berbagai bentuk penipuan berkedok investasi maupun aktivitas keuangan ilegal yang masih marak terjadi.
Di sisi lain, Pemerintah Aceh melalui Kepala Biro Perekonomian, Zaini, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan dalam meningkatkan kualitas literasi keuangan masyarakat.
Ia menilai semakin baik pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan formal, khususnya keuangan syariah, akan memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi daerah dan mendorong pertumbuhan sektor usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan GENCARKAN, BSI Regional Aceh bersama OJK Aceh dan FKIJK berharap semakin banyak masyarakat yang mampu mengelola keuangan secara cerdas, memanfaatkan layanan keuangan formal dengan tepat, serta menjadikan keuangan syariah sebagai bagian dari penguatan ekonomi keluarga maupun usaha.
Sinergi yang terus dibangun tersebut diharapkan menjadi salah satu pendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi Aceh yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Editor: Redaksi






















