PARLEMEN

Daniel Abdul Wahab Dorong Pelaminan Gampong Jadi Aset Produktif dan Sumber PAG

×

Daniel Abdul Wahab Dorong Pelaminan Gampong Jadi Aset Produktif dan Sumber PAG

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab. Foto: Humas DPRK

MITRABERITA.NET | Fasilitas milik gampong tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sosial masyarakat, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi aset produktif.

Hal inilah yang didorong Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, melalui bantuan perangkat pelaminan untuk Gampong Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa.

Daniel mengatakan, perangkat pelaminan yang diserahkan pada Rabu (21/10/2026) tersebut dapat dikelola dengan sistem peminjaman atau penyewaan yang transparan dan terjangkau. Dengan pengelolaan yang tepat, fasilitas itu berpeluang memberikan pemasukan bagi gampong.

Menurutnya, aset tersebut tidak harus hanya menjadi fasilitas sosial yang digunakan sesekali. Pengurus gampong dapat menyusun mekanisme pemanfaatan agar pelaminan memberikan manfaat ekonomi sekaligus tetap bisa diakses masyarakat.

Pendapatan dari penyewaan dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Gampong (PAG). Dana tersebut nantinya berpotensi mendukung kebutuhan dan kegiatan pembangunan di tingkat gampong sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, Daniel mengingatkan agar orientasi ekonomi tidak menghilangkan tujuan sosial dari bantuan tersebut. Keluarga kurang mampu harus tetap menjadi prioritas dan diberikan pembebasan biaya sesuai kebijakan yang ditetapkan pemerintah gampong.

“Karena persoalan biaya pernikahan tidak hanya menyangkut mahar. Ada pula kebutuhan perlengkapan, dekorasi, konsumsi, dan berbagai keperluan lain yang harus dipersiapkan,” ujarnya.

Ia juga melihat pengelolaan pelaminan dapat membuka ruang pemberdayaan masyarakat. Warga setempat berpeluang dilibatkan dalam pemasangan, perawatan, penyimpanan, hingga pengelolaan jadwal penggunaan fasilitas tersebut.

Bagi Daniel, keberadaan aset gampong harus memberikan manfaat yang berkelanjutan. Selain membantu keluarga menyelenggarakan pernikahan, fasilitas itu diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Bantuan perangkat pelaminan tersebut diperjuangkan Daniel melalui Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh sebagai bagian dari upaya pelestarian adat dan budaya masyarakat Aceh.

Keuchik Gampong Alue Deah Teungoh, Irwansyah, turut hadir dalam kegiatan penyerahan bersama camat, perangkat gampong, dan ibu-ibu PKK. Dukungan unsur pemerintahan dan masyarakat dinilai penting untuk memastikan fasilitas tersebut dikelola secara tertib dan dapat dimanfaatkan bersama.

Daniel berharap pelaminan itu menjadi contoh pemanfaatan aset gampong yang menggabungkan kepentingan sosial, pelestarian tradisi, dan peluang ekonomi. Dengan pengelolaan transparan, manfaatnya diharapkan tidak berhenti pada satu atau dua keluarga, tetapi dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Media Online