NUSANTARA

Wamenpar Kunjungi Desa Wisata Nusa Aceh Besar

×

Wamenpar Kunjungi Desa Wisata Nusa Aceh Besar

Sebarkan artikel ini
Asisten II Sekdakab Aceh Besar H. M. Ali dan Asisten III Abdullah menyambut kunjungan Wamenpar Ni Luh Enik Ermawati di Desa Wisata Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Ahad (13/9/2026). Foto: MC Aceh Besar

MITRABERITA.NET | Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus mengembangkan sektor pariwisata berbasis masyarakat sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan saat Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, mengunjungi Desa Wisata Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Ahad (13/9/2026).

Kunjungan tersebut disambut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Aceh Besar, M. Ali, bersama Asisten III Sekdakab Aceh Besar Bidang Administrasi Umum, Abdullah, yang mewakili Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Plt Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Drs. Reza Fahlevi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedy Yuswadi AP, serta Camat Lhoknga, Zayadinur.

Kehadiran Wamenpar menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung potensi Desa Wisata Nusa yang dikembangkan masyarakat.

Desa wisata tersebut tidak hanya menawarkan kekayaan alam, tetapi juga mengangkat budaya, seni, kuliner, produk UMKM, serta aktivitas masyarakat sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Asisten II Sekdakab Aceh Besar, M. Ali, mengatakan Pemkab Aceh Besar menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan Desa Wisata Nusa.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar potensi wisata dapat dikelola secara berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat menyambut baik kunjungan Wakil Menteri Pariwisata. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi desa wisata, terutama melalui penguatan SDM, sarana dan prasarana, serta promosi agar semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Wamenpar Ni Luh Enik Ermawati menilai kekuatan desa wisata tidak semata-mata bertumpu pada keindahan alam.

Menurutnya, budaya, seni, kuliner, serta aktivitas keseharian masyarakat justru dapat menjadi daya tarik yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan.

“Desa wisata memiliki kekuatan budaya dan seni yang menjadi daya tarik wisatawan. Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat, dan Kementerian Pariwisata akan terus mendukung melalui berbagai program Wonderful Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah terus menyiapkan berbagai dukungan bagi desa wisata, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sarana dan prasarana hingga pengembangan potensi dan atraksi wisata sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Selain itu, aspek promosi dan pengembangan paket wisata juga menjadi perhatian. Potensi yang dimiliki desa wisata diharapkan tidak hanya menarik wisatawan untuk datang, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas sekaligus memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat setempat.

Ketua Lembaga Pariwisata Gampong Nusa, Nurhayati, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wamenpar. Ia berharap perhatian pemerintah pusat semakin memperkuat semangat masyarakat dalam mengembangkan Desa Wisata Nusa agar menjadi destinasi yang semakin maju dan mandiri.

“Yang pertama kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu yang telah mengunjungi Kampong Nusa di Desa Wisata Nusa. Semoga dengan adanya kunjungan Ibu, Desa Wisata Nusa lebih maju lagi, menjadi desa yang mandiri. Kemudian juga kita terus bisa berkolaborasi, bisa saling bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata,” ujarnya.

Pemkab Aceh Besar berharap kunjungan tersebut menjadi awal dari penguatan kolaborasi yang lebih luas dalam mengembangkan potensi Desa Wisata Nusa.

Dengan dukungan pemerintah, keterlibatan masyarakat, serta penguatan promosi dan produk wisata, Desa Wisata Nusa diharapkan semakin dikenal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat Aceh Besar.

Editor: Redaksi

Media Online