MITRABERITA.NET | Seorang perempuan bernama Mala menjalani perawatan di rumah sakit setelah terlibat keributan dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nazaruddin alias Tgk Agam, yang juga merupakan mantan Wali Kota Sabang.
Pihak keluarga menyebut keributan tersebut berujung pada dugaan kekerasan fisik terhadap Mala. Atas kejadian itu, keluarga korban memastikan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian.
Peristiwa itu terjadi setelah Magrib, sekitar pukul 19.50 WIB, di kawasan Warung Seafood Sabang Merauke dan ATM Bank Aceh, Jalan Diponegoro Nomor 20, Gampong Kuta Ateueh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, tepat di depan Kantor Wali Kota Sabang.
Berdasarkan keterangan suami Mala kepada media, saat kejadian dirinya bersama istri dan keluarga sedang duduk di Warung Seafood Sabang Merauke. Tidak lama kemudian, Nazaruddin datang ke ATM Bank Aceh yang berada tidak jauh dari tempat mereka.
Mala disebut sempat menyapa Nazaruddin dan mendapat respons berupa senyuman. Setelah keluar dari ATM, suami Mala juga menyapa yang Nazaruddin dan kembali mendapat respons serupa.
Namun, suasana kemudian berubah ketika Nazaruddin disebut mendekati Mala. Percakapan yang awalnya berlangsung biasa berangsur memanas hingga terjadi cekcok antara keduanya.
Menurut pihak Mala, keributan tersebut diduga berkaitan dengan perdebatan dan komentar di media sosial Facebook antara Mala dengan pihak yang disebut sebagai tim Nazaruddin terkait sebuah unggahan.
Dalam percakapan tersebut, pihak Mala mengklaim Nazaruddin sempat mengeluarkan ucapan bernada ancaman dalam bahasa Aceh. Situasi semakin tegang ketika Mala mempertanyakan kemarahan tersebut dan menyinggung persoalan yang berkaitan dengan masalah sebelumnya.
Situasi kemudian berkembang menjadi keributan hingga main fisik. Berdasarkan keterangan suami Mala, Nazaruddin diduga melakukan gerakan meludah ke arah wajah istrinya.
Mala disebut awalnya tidak memberikan respons. Namun, ketika tindakan tersebut kembali dilakukan, Mala spontan membalas hingga air liurnya mengenai wajah Nazaruddin.
Situasi pun semakin memanas. Pihak Mala menduga terjadi tindakan pemukulan terhadap perempuan tersebut. Mala disebut melakukan perlawanan secara spontan sebelum keributan akhirnya berhenti.
“Padahal istri saya seorang perempuan dan beliau seorang laki-laki,” ujar suami Mala.
Setelah keributan berakhir, Nazaruddin meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Pihak Mala juga mengaku mendengar ucapan yang dinilai bernada ancaman sebelum yang bersangkutan meninggalkan lokasi.
Mala Dirawat di Rumah Sakit
Usai kejadian, Mala dibawa untuk mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebelum kemudian menjalani perawatan di rumah sakit.
Pihak keluarga menyebut Mala mengeluhkan rasa sakit pada sejumlah bagian tubuh yang diduga dialami setelah keributan tersebut.
Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar keluarga untuk menempuh proses hukum. Pihak keluarga memastikan laporan resmi kepada kepolisian akan dibuat dengan membawa keterangan saksi serta hasil pemeriksaan medis korban.
Laporan tersebut diharapkan menjadi dasar bagi aparat kepolisian untuk mengusut secara objektif rangkaian peristiwa yang terjadi, termasuk memastikan fakta mengenai dugaan kekerasan fisik dan ucapan bernada ancaman yang disebut terjadi saat itu.
Hingga berita ini ditulis, keterangan mengenai peristiwa tersebut masih berdasarkan penuturan pihak Mala dan keluarganya. Dugaan kekerasan tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses hukum dan penyelidikan aparat kepolisian.
Nazaruddin alias Tgk Agam diketahui merupakan anggota DPRA dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Wali Kota Sabang. Belum ada konfirmasi dan keterangan resmi dari Nazaruddin terkait tudingan tersebut. (*)












