MITRABERITA.NET | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak huni bagi masyarakat, tetapi juga mendorong kemandirian pangan keluarga.
Melalui sasaran tambahan TMMD, Satgas Kodim 0102/Pidie menyiapkan berbagai bibit sayuran untuk ditanam di pekarangan rumah penerima manfaat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Gampong (Desa) Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (4/8/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan mengoptimalkan lahan pekarangan menjadi kebun produktif yang mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga.
Pengawas kegiatan bidang ketahanan pangan TMMD ke-129, Kapten Inf Dwi Santosa, mengatakan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan bibit, tetapi juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat agar mampu mengelola sumber pangan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Selain menyiapkan bibit sayuran, di setiap lokasi RTLH juga dilengkapi kandang ayam petelur dan kolam budidaya ikan lele. Melalui sarana ini, kami ingin memberikan contoh nyata bahwa lahan sederhana di sekitar rumah dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan sekaligus memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Menurut Danramil 12/Sakti itu, konsep ketahanan pangan yang diintegrasikan dengan pembangunan rumah layak huni diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat serta memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa.
Ia menjelaskan, pemanfaatan pekarangan rumah menjadi kebun sayur, dipadukan dengan budidaya ayam petelur dan ikan lele, merupakan langkah sederhana yang dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Melalui TMMD ke-129, Kodim 0102/Pidie berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya membangun fisik berupa rumah layak huni, tetapi juga menanamkan pola pikir produktif agar masyarakat mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan.
Program tersebut menjadi salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana pembangunan tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, melainkan juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan sebagai bekal menuju kehidupan masyarakat yang lebih mandiri.(*)






















