MITRABERITA.NET | Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris bersama Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil meninjau langsung pelaksanaan tahapan akhir seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026, saat proses presentasi makalah dan wawancara peserta di Kantor Perumdam Tirta Mountala, Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (29/7/2026).
Kunjungan Syech Muharram dan Drs Syukri tersebut dilakukan langsung untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan dengan baik, objektif, transparan, dan menghasilkan pejabat daerah yang memiliki kompetensi serta kemampuan memimpin organisasi perangkat daerah (OPD).
Bupati Aceh Besar, Syech Muharram Idris, mengatakan dirinya bersama Wakil Bupati sengaja hadir untuk melihat secara langsung mekanisme seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi (Pansel).
“Alhamdulillah hari ini kami bersama Wakil Bupati Aceh Besar, Bapak Drs. H. Syukri A. Jalil, dapat mengunjungi proses terakhir dari rekrutmen atau seleksi JPT untuk usulan kepala dinas. Kehadiran kami ingin melihat langsung proses ini, kami ingin lihat modelnya bagaimana. Jadi kami lihat sudah sangat bagus, adanya keterbukaan antara peserta dengan Tim Pansel,” ujarnya.
Menurut Syech Muharram, pelaksanaan seleksi terbuka JPT ini merupakan langkah penting untuk mendapatkan pimpinan OPD yang benar-benar memiliki kompetensi sesuai bidang tugasnya.
“Jadi seleksi ini sengaja kami laksanakan, kami ingin betul-betul lahir pimpinan-pimpinan OPD yang memang betul-betul ahlinya,” katanya.
Syech Muharram juga mengapresiasi antusiasme para aparatur sipil negara (ASN) Aceh Besar yang mengikuti seleksi. Berdasarkan laporan Panitia Seleksi, banyak peserta memiliki visi, misi, serta gagasan yang dinilai mampu mendukung peningkatan kinerja pemerintahan.
“Jadi dengan pelaksanaan seleksi ini, kami perlu melihat bakat dari para ASN di Aceh Besar yang sudah banyak tampil dan memiliki syarat. Menurut laporan Tim Panitia Seleksi, banyak yang punya visi misi dan antusias menjadi kepala dinas,” ungkapnya.
Syech Muharram juga menjelaskan, seleksi terbuka JPT telah dibuka sejak 11 Juni 2026 dan ditutup pada 9 Juli 2026 setelah dua kali masa perpanjangan pendaftaran. Dari 12 jabatan pimpinan tinggi yang dibuka, sebanyak 10 jabatan telah memenuhi persyaratan dan menyelesaikan seluruh tahapan seleksi.
Mereka masing-masing, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Sekretariat DPRK, Inspektorat, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
“Sementara dua jabatan lainnya belum dapat diproses karena jumlah peserta belum memenuhi ketentuan minimal,” ungkapnya.
Bupati berharap Panitia Seleksi segera menyampaikan hasil dari seleksi tersebut untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan yang berlaku sebelum diusulkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat Tim Pansel sudah dapat menyimpulkan dan menyerahkan kepada Bupati. Kami akan bermusyawarah dengan Wakil Bupati, kemudian mengusulkannya ke BKN. Insya Allah kita berharap minggu depan dapat kita lantik,” harapnya.
“Sekarang masih banyak dinas di Aceh Besar yang belum memiliki kepala dinas definitif. Kita berharap nantinya mereka dapat bekerja bersama stafnya untuk menghasilkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.[]






















