MITRABERITA.NET | Universitas Syiah Kuala terus memperkuat peran kampus sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dengan menjalin kolaborasi bersama Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRA. Sinergi tersebut ditandai melalui audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Anggaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Senin (24/2/2026).
Kunjungan tim USK diterima oleh Sukma, Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRA sekaligus pengurus Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRA. Pertemuan tersebut membahas rencana kolaborasi dalam pelaksanaan Expo Kansis (EXSIS) Ramadhan 2026.
Dalam pemaparannya, pihak USK menjelaskan bahwa EXSIS Ramadhan 2026 akan digelar selama 20 hari, mulai 19 Februari hingga 10 Maret 2026, bertepatan dengan 1–20 Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pengembangan kewirausahaan mahasiswa dan alumni, sekaligus menyemarakkan bulan suci dengan aktivitas ekonomi produktif.
Sebanyak 100 tenant dari kalangan mahasiswa dan alumni akan ambil bagian dalam expo tersebut, menampilkan beragam produk kuliner dan kreatif. Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan kampus sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama Ramadhan.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Mustanir, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang nyata bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan bisnis.
“EXSIS Ramadhan ini menjadi bukti bahwa kampus dapat berperan langsung dalam menggerakkan ekonomi. Kami berharap kolaborasi dengan Dharma Wanita Sekretariat DPRA dapat memperluas dampak kegiatan ini bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRA menyambut positif inisiatif tersebut. Sukma menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap pemberdayaan ekonomi generasi muda.
“Ini adalah kegiatan yang sangat positif, terutama dalam mendukung penguatan ekonomi mahasiswa di bulan Ramadhan. Kami siap berkolaborasi demi kesuksesan EXSIS Ramadhan 2026,” ungkapnya.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi lintas lembaga antara dunia akademik dan unsur pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang inovasi baru sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai pelaku ekonomi kreatif di Aceh. []






















