EKONOMI & BISNISNASIONAL

Prabowo Tegaskan Persatuan Nasional Kunci Atasi Kemiskinan

11068
×

Prabowo Tegaskan Persatuan Nasional Kunci Atasi Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Suasana Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026, yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026). Foto: BPMI Setpres

MITRABERITA.NET | Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia hingga kini masih menghadapi tantangan besar, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Menurut Presiden Prabowo, besarnya kekayaan alam yang dimiliki bangsa ini belum sepenuhnya mampu menghapus kesulitan hidup yang masih dialami sebagian masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

“Kita harus paham bahwa kita masih menghadapi kesulitan. Kita masih menghadapi tantangan. Kita tahu bahwa rakyat kita masih banyak yang mengalami kesulitan hidup,” ujarnya di hadapan para kepala daerah dan pimpinan instansi pusat.

Prabowo menekankan realitas tersebut harus dihadapi secara jujur dan tidak ditutup-tutupi. Menurutnya, tantangan kemiskinan bukan hanya persoalan pemerintah pusat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Dalam arahannya, Prabowo mengajak seluruh unsur masyarakat, tanpa memandang perbedaan politik, golongan, maupun kepentingan, untuk bersatu dan berjuang bersama menghapus kemiskinan dari Indonesia.

Ia menegaskan bahwa perjuangan tersebut menuntut tekad kuat dan kerja nyata, bukan sikap ragu apalagi menyerah.

“Semua unsur, semua tingkatan, semua latar belakang, semua partai manapun, kita harus bersatu. Kita harus berjuang menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita tidak boleh menyerah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan,” katanya.

Presiden Prabowo juga secara terbuka mengingatkan peran strategis para pemimpin dan elit di berbagai sektor. Ia menekankan adanya kewajiban moral bagi seluruh pemegang amanah untuk menjaga, menyelamatkan, dan mengelola kekayaan alam bangsa agar benar-benar dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Mari kita membulatkan tekad, membenahi diri kita dan lingkungan kita. Mari kita bertekad untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat kita,” imbaunya.

Selain itu, Presiden Prabowo kembali menegaskan pentingnya persatuan nasional dan menolak sikap saling bermusuhan akibat perbedaan politik.

Menurutnya, dinamika kalah dan menang dalam demokrasi adalah hal yang wajar, namun setelah proses politik selesai, semua pihak harus kembali bersatu untuk bekerja melayani rakyat. “Kalah menang biasa karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia.”

Ia juga menegaskan komitmennya untuk memimpin secara inklusif dan adil, tanpa membedakan latar belakang politik maupun hasil pemilihan di daerah. “Tugas saya, kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Editor: Redaksi

Media Online