MITRABERITA.NET | Tuanku Muhammad menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam pengangkutan sampah sebagai bagian utama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di Banda Aceh.
Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh itu menilai pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada kesadaran masyarakat, tetapi juga harus diimbangi dengan ketepatan jadwal pengangkutan oleh pemerintah daerah.
Menurutnya, peran armada pengangkut sampah menjadi faktor krusial dalam memastikan sampah tidak menumpuk dan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Ia meminta DLHK3 Banda Aceh agar lebih konsisten menerapkan jadwal pengangkutan sesuai waktu dan lokasi yang telah ditentukan.
“Jika jadwal pengangkutan berubah atau tidak berjalan sesuai ketentuan, maka penumpukan sampah tidak dapat dihindari dan berpotensi menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat,” ujarnya, Jumat 13 Februari 2026.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sosialisasi kepada warga terkait jadwal pengangkutan sampah di setiap wilayah. Apabila terjadi perubahan akibat kendala teknis seperti kerusakan armada atau faktor lainnya, pemerintah diminta segera menyampaikan informasi melalui kanal resmi, termasuk media sosial maupun jalur pemberitaan lainnya.
Tuanku mencontohkan kondisi yang terjadi di kawasan Jalan T. Lamgugob. Ia menyebut, sebelumnya armada pengangkut sampah rutin melintas sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan waktu pembuangan sampah. Namun, belakangan jadwal tersebut dinilai tidak lagi menentu sehingga memicu penumpukan sampah di tepi jalan maupun depan rumah warga.
Selain menimbulkan bau tidak sedap, penumpukan sampah juga berpotensi mengundang hewan liar yang dapat mengganggu kenyamanan dan kebersihan lingkungan.
Sebagai Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, ia turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan kota. Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui dinas terkait telah menyediakan armada pengangkut sampah dan melakukan pengawasan, namun keberhasilan pengelolaan sampah tetap membutuhkan dukungan dan kedisiplinan warga dalam membuang sampah sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat agar kebersihan dan keindahan Kota Banda Aceh tetap terjaga secara berkelanjutan. []






















