MITRABERITA.NET | Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia, dan Kerja Sama, Abubakar, S.Ag., menghadiri upacara penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Rindam Iskandar Muda (IM), Mata Ie, Aceh Besar, Jumat (31/7/2026) tersebut menjadi momentum penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang akan berperan sebagai penggerak pembangunan ekonomi masyarakat berbasis desa/kelurahan, dan kampung nelayan di seluruh Indonesia.
Kehadiran Abubakar mewakili Bupati Aceh Besar menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap program prioritas nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan koperasi desa dan kampung nelayan.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Danrindam Iskandar Muda, Brigjen TNI Ali Imran, selaku Inspektur Upacara. Sebanyak 1.162 peserta dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan, terdiri atas 582 peserta laki-laki dan 580 peserta perempuan.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Ali Imran menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara, tenaga pendidik, dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga pendidikan dan pelatihan dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan pelatihan sebagai bekal untuk mengemban tugas di tengah masyarakat.
Menurutnya, pendidikan dan pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, integritas, kedisiplinan, serta menanamkan semangat bela negara.
Selama mengikuti diklat, para peserta dibekali berbagai kompetensi, mulai dari kepemimpinan, tata kelola kelembagaan, penguatan kapasitas sumber daya manusia hingga manajemen pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Brigjen TNI Ali Imran menegaskan, program SPPI merupakan salah satu program prioritas Presiden yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan nasional.
Karena itu, ia berharap seluruh lulusan mampu menjadi penggerak pembangunan yang berintegritas, adaptif, dan profesional serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya yakin saudara memiliki kapasitas, kompetensi, dan semangat untuk menjadi bagian dari solusi dalam mendorong kemajuan koperasi desa, kelurahan, dan kampung nelayan di seluruh Indonesia,” ujar Brigjen TNI Ali Imran.
Ia menambahkan, keberhasilan menyelesaikan pendidikan dan pelatihan hendaknya menjadi awal pengabdian yang lebih besar bagi bangsa dan negara melalui kontribusi nyata dalam pembangunan desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.[]


















