MITRABERITA.NET | Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, memberikan apresiasi terhadap kinerja Polresta Banda Aceh yang dinilai berhasil menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul terciptanya situasi yang relatif aman dan kondusif di Banda Aceh sepanjang Ramadhan, meskipun aktivitas masyarakat meningkat, terutama pada malam hari.
Menurut Daniel, stabilitas keamanan yang terjaga dengan baik tidak terlepas dari peran aktif aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan serta patroli rutin di berbagai titik strategis di kota tersebut.
“Alhamdulillah, kondisi kamtibmas selama Ramadhan di Banda Aceh relatif aman dan terkendali. Ini menunjukkan kerja maksimal dari Polresta Banda Aceh,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Ia menilai kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat memberikan rasa aman yang nyata, khususnya saat jam-jam rawan seperti setelah pelaksanaan salat tarawih hingga menjelang waktu sahur.
Pada waktu-waktu tersebut, mobilitas masyarakat cenderung meningkat, baik untuk kegiatan ibadah maupun aktivitas sosial lainnya, sehingga membutuhkan pengawasan yang lebih intensif.
Daniel juga mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan kepolisian dalam menekan potensi gangguan keamanan, termasuk aksi kriminalitas, balap liar, serta kenakalan remaja yang kerap meningkat selama Ramadhan.
“Kehadiran polisi sangat dirasakan masyarakat. Ini penting untuk menjaga ketenangan dan kenyamanan selama bulan suci,” katanya.
Ia menambahkan, pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan aparat turut berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif, tanpa menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.
Selain itu, Daniel menilai sinergi antara kepolisian dengan unsur pemerintah daerah serta masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, seperti melalui kegiatan siskamling dan pelaporan dini terhadap potensi gangguan, turut memperkuat upaya pengamanan yang dilakukan aparat.
Ia berharap kondisi aman dan kondusif ini tidak hanya terjaga selama Ramadhan, tetapi juga dapat dipertahankan pada momen-momen penting lainnya, termasuk menjelang dan setelah Idulfitri.
“Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan begitu, kita bisa menjaga Banda Aceh tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Daniel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung tugas kepolisian dengan menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku demi terciptanya keamanan bersama.
Dengan kolaborasi yang solid antara aparat dan masyarakat, ia optimistis situasi kamtibmas di Banda Aceh akan terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman setiap saat. []






















