MITRABERITA.NET | Camat Meukek, Teuku Iqbal Hidayatullah, S.Ag, mengajak seluruh pihak terkait di tingkat desa untuk bersama-sama memberantas stunting dengan memetakan berbagai permasalahan dan memastikan data yang dimiliki akurat.
Hal itu disampaikan Teuku Iqbal saat menghadiri Rembuk Stunting Gampong (Desa) Lhok Aman di Balai Desa Lhok Aman, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, rembuk stunting tingkat desa menjadi wadah untuk merangkum berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan, sebelum nantinya diteruskan ke tingkat kabupaten sebagai bahan penanganan lebih lanjut.
Ia meminta pemerintah desa bersama pihak terkait melakukan pemetaan secara cermat, baik terhadap kendala maupun kondisi masyarakat yang berkaitan dengan stunting.
“Program ini merupakan salah satu program prioritas negara untuk memberantas stunting di Indonesia. Maka tidak ada alasan untuk tidak melakukan rembuk stunting, karena program ini sangatlah penting,” ujarnya.
Selain pemetaan dan pendataan, Teuku Iqbal juga meminta peserta rembuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk membuka ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan berbagai keluhan terkait pencegahan dan penanganan stunting.
Sementara itu, Plt Kepala Puskesmas Meukek, Rahmiati, S.K.M, mengatakan pelaksanaan rembuk stunting merupakan bagian dari amanat Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Ia menyebutkan, upaya mencapai Indonesia bebas stunting membutuhkan kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan hingga masyarakat.
Rahmiati menekankan bahwa pencegahan perlu dilakukan sejak masa kehamilan. Karena itu, ibu hamil dianjurkan rutin memeriksakan kesehatan serta memperhatikan pemenuhan kebutuhan gizi.
Menurutnya, kecukupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan merupakan salah satu hal penting dalam mencegah terjadinya stunting. Persoalan tersebut juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan Rembuk Stunting Desa Lhok Aman turut dihadiri Keuchik, Sekretaris Desa dan seluruh perangkat desa, Ketua Tuha Peut beserta anggota, kader posyandu, bidan desa, sejumlah perwakilan masyarakat, pendamping desa, Camat Meukek serta Plt Kepala Puskesmas Meukek.
Editor: Redaksi








