DINAMIKAEDUKASI

Bawaslu Banda Aceh Perkenalkan Demokrasi dan Hak Informasi kepada Siswa SLB

×

Bawaslu Banda Aceh Perkenalkan Demokrasi dan Hak Informasi kepada Siswa SLB

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan yang digelar Bawaslu Kota Banda Aceh di SLB Bukesra Aceh berlangsung meriah dan penuh antusiasme, Rabu (22/7/2026). Foto: Dok. Bawaslu Banda Aceh

MITRABERITA.NET | Tawa, semangat, dan antusiasme para siswa mewarnai kegiatan Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan yang digelar Bawaslu Kota Banda Aceh di SLB Bukesra Aceh, pada Rabu (22/7/2026).

Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam menghadirkan pendidikan demokrasi yang inklusif sekaligus memperkenalkan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Sebanyak 40 peserta didik tingkat SMA mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Selain mengenal nilai-nilai demokrasi, para siswa juga diperkenalkan dengan hak memperoleh informasi publik melalui layanan PPID Bawaslu Kota Banda Aceh yang dirancang agar mudah diakses oleh semua kalangan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh, Ely Safrida, bersama Anggota Bawaslu Kota Banda Aceh Ambia Dianda dan Zahrul Fadhi, serta didukung jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Banda Aceh. Kehadiran pimpinan Bawaslu menjadi wujud komitmen untuk memastikan pendidikan kepemiluan dapat menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh, Ely Safrida, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh informasi publik.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal dalam memperoleh informasi publik. Semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan yang mudah, terbuka, dan inklusif,” ujar Ely Safrida.

Selain memperkenalkan layanan PPID, Bawaslu juga memberikan pemahaman dasar mengenai kepemiluan, hak memilih, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan metode interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sehingga mudah dipahami.

Anggota Bawaslu Kota Banda Aceh, Ambia Dianda, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan pemilu, tetapi juga membangun kepercayaan diri peserta sebagai bagian dari demokrasi Indonesia.

“Kegiatan ini bukan sekadar mengenalkan pemilu, tetapi juga ingin menumbuhkan rasa percaya diri bahwa adik-adik semua adalah bagian dari demokrasi Indonesia. Tidak ada perbedaan dalam hak untuk belajar, memperoleh informasi, maupun berpartisipasi. Hari ini kita belajar bersama, berdiskusi bersama, dan membuktikan bahwa demokrasi adalah milik kita semua,” kata Ambia.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, didampingi para guru yang turut membangun interaksi selama kegiatan berlangsung.

Berbagai pertanyaan yang disampaikan siswa menunjukkan tingginya semangat mereka untuk memahami demokrasi dan hak-haknya sebagai warga negara.

Kepala SLB Bukesra Aceh, Taufik Sulaiman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kota Banda Aceh atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena dikemas dengan cara yang mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Kota Banda Aceh yang telah memilih SLB Bukestra Aceh sebagai lokasi kegiatan ini. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi peserta didik kami karena memberikan pemahaman tentang demokrasi, hak sebagai warga negara, serta akses terhadap informasi publik,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti itu dapat terus dilakukan secara berlanjut, sehingga semakin banyak wawasan yang diperoleh oleh anak-anak khususnya generasi muda yang akan menghadapi pesta demokrasi.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Banda Aceh kembali menegaskan komitmennya untuk membangun demokrasi yang inklusif. Menurut Bawaslu, pendidikan kepemiluan dan akses terhadap informasi publik merupakan hak setiap warga negara tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik.

Editor: Redaksi

Media Online