PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Besar Sambut Baik Komitmen PT SBA Bangun Kemandirian Masyarakat

×

Pemkab Aceh Besar Sambut Baik Komitmen PT SBA Bangun Kemandirian Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappeda Aceh Besar Agus Husni menyampaikan sambutan mewakili Bupati Muharram Idris, dalam Forum Konsultasi Masyarakat Program Pemberdayaan Masyarakat PT SBA di Andalas Hall, Rabu (23/9/2026). Foto: MC Aceh Besar

MITRABERITA.NET | Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengapresiasi komitmen PT Solusi Bangun Andalas (SBA) dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh berbagai sektor, sekaligus mendorong agar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terus diarahkan pada penguatan kemandirian masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Aceh Besar, Agus Husni, SP, saat memberikan sambutan mewakili Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris, dalam Forum Konsultasi Masyarakat (FKM) Program Pemberdayaan Masyarakat PT SBA di Aula Andalas Hall, Rabu (23/9/2026).

Agus Husni hadir mewakili Bupati Aceh Besar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar  Ns. Rina Karmila, S.Kep., M.Kep, Kabag Kesra Aceh Besar, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta sejumlah mitra CSR PT SBA, termasuk Rumah Amal USK dan Rumah Zakat.

Hadir langsung pada kesempatan itu, General Manager PT SBA R. Adi Santosa bersama General Affairs & Community Relations Manager PT Solusi Bangun Andalas Tafaul Rijal beserta jajaran.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Bappeda Agus Husni, Pemkab Aceh Besar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT SBA atas pelaksanaan program yang selama ini telah menyentuh sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial keagamaan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan kapasitas masyarakat.

“Forum Konsultasi Masyarakat bukan hanya menjadi forum penyampaian informasi, tetapi juga wadah penting untuk mempertemukan pemerintah, perusahaan, masyarakat, akademisi, serta penerima manfaat program CSR SBA,” ujar Agus Husni.

Menurutnya, forum seperti FKM penting dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat.

Melalui dialog terbuka, kebutuhan serta aspirasi masyarakat di lingkungan perusahaan bisa menjadi pertimbangan dalam penyusunan program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran.

Bupati Muharram Idris juga mengajak perusahaan semen tersebut agar pelaksanaan CSR secara bertahap bergerak dari pola bantuan atau charity menuju pemberdayaan dan kemandirian (empowerment).

“Pengembangan UMKM, kelompok usaha, pertanian, peternakan, perikanan, pendidikan dan keterampilan kerja perlu terus diperkuat sesuai potensi wilayah,” kata Agus Husni menyampaikan pesan Bupati.

Pemkab Aceh Besar siap membangun sinergi dengan PT SBA dalam menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah, perusahaan dan masyarakat diharapkan memiliki semangat yang sama untuk membangun masyarakat yang mandiri, produktif dan sejahtera.

“Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat merupakan modal penting untuk menciptakan iklim investasi dan pembangunan yang kondusif,” tegasnya.

Kepala Bappeda Aceh Besar Agus Husni bersama GM PT SBA R. Adi Santosa dan peserta mengikuti Forum Konsultasi Masyarakat Program Pemberdayaan Masyarakat PT SBA di Andalas Hall, Rabu (23/9/2026). Foto: MC Aceh Besar

Sementara itu, GM PT SBA R. Adi Santosa mengatakan FKM menjadi momentum bagi perusahaan untuk duduk bersama, mendengarkan berbagai pandangan, serta melihat kebutuhan masyarakat dari berbagai perspektif.

“FKM menjadi momentum penting bagi kami untuk duduk bersama, mendengarkan berbagai pandangan dan melihat kebutuhan masyarakat dari berbagai perspektif. Kami meyakini bahwa program yang memberikan manfaat akan lebih kuat ketika dirancang dan dijalankan melalui kolaborasi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, masukan dari pemerintah, tokoh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas program CSR perusahaan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam forum tersebut, PT SBA juga memaparkan perkembangan pelaksanaan program CSR sekaligus membuka ruang diskusi untuk memperoleh masukan dari para peserta. Berbagai aspirasi yang disampaikan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan program agar lebih efektif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Kami ingin terus tumbuh bersama masyarakat. Untuk itu, kami akan terus menjaga komunikasi, memperkuat kolaborasi dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak,” kata R. Adi Santosa.

Ia berharap melalui FKM itu, PT SBA bersama pemerintah dan masyarakat dapat terus  menyatukan langkah dalam menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat khususnya di Kecamatan Lhoknga dan Leupung.

FKM merupakan agenda rutin tahunan PT SBA sebagai wadah dialog terbuka antara perusahaan dan masyarakat. Forum ini menjadi ruang untuk menggali aspirasi, menerima masukan, melakukan evaluasi, sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program CSR.

Melalui forum tersebut diharapkan, kolaborasi pemerintah, PT SBA, mitra CSR dan masyarakat dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai program pemberdayaan mampu memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Aceh Besar.[]

Media Online