PEMERINTAHAN

Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran Rumah di Meunasah Tuha

×

Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran Rumah di Meunasah Tuha

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Darwan Asrizal, SE, MT, bersama unsur terkait dalam penyaluran bantuan masa panik bagi keluarga korban kebakaran di Gampong Meunasah Tuha, Kecamatan Peukan Bada, Jumat (16/10/2026). Foto: Dok. Dinsos Aceh Besar

MITRABERITA.NET | Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Aceh Besar menyalurkan bantuan masa panik kepada keluarga Zulfikar (47), korban kebakaran rumah di Gampong Meunasah Tuha, Kecamatan Peukan Bada, Jumat (16/10/2026) malam.

Penyaluran bantuan itu sebagai respons untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga yang terdampak musibah. Turut hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Darwan Asrizal, SE, MT, bersama unsur terkait.

Kadis Sosial Aceh Besar juga menyerahkan langsung bantuan tersebut untuk meringankan beban keluarga korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran yang diduga karena korsleting listrik.

Zulfikar yang sehari-hari bekerja sebagai buruh diketahui tinggal bersama keluarganya yang berjumlah tujuh jiwa. Kebakaran tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan berat pada bangunan rumah, tetapi juga mengakibatkan sebagian harta benda milik keluarga ikut terbakar.

Bantuan masa panik yang disalurkan berasal dari tiga sumber anggaran, yakni APBK Aceh Besar, APBA, dan APBN. Berbagai jenis bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dasar keluarga korban selama masa tanggap darurat.

Dari sumber APBK Aceh Besar, bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, minyak goreng, gula, kecap, biskuit, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya.

Selain itu, keluarga korban juga menerima perlengkapan rumah tangga, pakaian dewasa dan anak-anak, pakaian sekolah, perlengkapan ibadah, susu anak, popok, kompor gas, perlengkapan makan, serta tas sekolah.

Sementara itu, bantuan yang bersumber dari APBA mencakup kebutuhan sandang dan perlengkapan keluarga, seperti jilbab, kain sarung, mukena, selimut, handuk, dan paket perlengkapan keluarga (family kit).

Bantuan pangan berupa air mineral, biskuit, gula, kecap, sambal, mi instan, minyak goreng, dan sarden juga disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk mendukung upaya pemulihan tempat tinggal, bantuan APBA turut mencakup material bangunan berupa seng, triplek, serta paku seng dan paku triplek. Selain itu, keluarga korban menerima paket perlengkapan anak (kids ware).

Adapun bantuan yang bersumber dari APBN berupa kasur, paket perlengkapan anak, dan selimut untuk menunjang kebutuhan dasar keluarga setelah musibah kebakaran.

“Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan kedaruratan sosial bagi warga yang mengalami musibah. Melalui bantuan masa panik, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan pokok keluarga terdampak dapat terpenuhi pada masa awal setelah bencana,” ujar Kadis Sosial Aceh Besar, Darwan Asrizal.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Jumat sore. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar, informasi kejadian diterima petugas pada pukul 16.25 WIB melalui layanan panggilan darurat.

Petugas pemadam kebakaran BPBD Aceh Besar dari Pos Peukan Bada mengerahkan dua unit armada dan sembilan personel untuk melakukan pemadaman serta mencegah api merambat ke bangunan lain.

Proses pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 17.50 WIB dengan dukungan personel TNI, Polri, dan masyarakat setempat.

Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, rumah permanen milik Zulfikar mengalami kerusakan berat dan sebagian harta benda tidak dapat diselamatkan. Penyebab kebakaran masih dalam penanganan pihak berwajib.

Darwan mengatakan, Dinsos Aceh Besar akan terus berperan dan hadir dalam penanganan dampak sosial akibat bencana melalui koordinasi dengan instansi terkait dan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan warga terdampak.

“Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga korban dalam melewati masa darurat serta memenuhi kebutuhan dasar sambil menjalani proses pemulihan pasca kebakaran,” harapnya.[]

Media Online