DAERAH

Puskesmas Lhoknga Tingkatkan Kompetensi Kader Posyandu, Tingkatkan Layanan Kesehatan Tingkat Gampong

×

Puskesmas Lhoknga Tingkatkan Kompetensi Kader Posyandu, Tingkatkan Layanan Kesehatan Tingkat Gampong

Sebarkan artikel ini
Suasana pelatihan keterampilan kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Aula Puskesmas Lhoknga, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa, (4/8/2026). Foto: MC Aceh Besar

MITRABERITA.NET | Puskesmas Lhoknga terus memperkuat kapasitas kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat gampong. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan 25 Keterampilan Kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang diikuti kader dari seluruh wilayah Kecamatan Lhoknga.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Lhoknga, Selasa (4/8/2026), diikuti kader dari 29 Posyandu yang tersebar di 28 gampong. Secara keseluruhan, pelatihan akan menjangkau 252 kader kesehatan dan dilaksanakan secara bertahap oleh Puskesmas Lhoknga bekerja sama dengan PT Solusi Bangun Andalas (SBA), didukung Dinas Kesehatan Aceh Besar, lintas sektor, serta Forum Keuchik Kecamatan Lhoknga.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar yang diwakili Koordinator Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Aceh Besar, Siti Rubiah, SKM, MKM.

Dalam sambutannya, Siti Rubiah menegaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar di tingkat gampong. Menurutnya, peran kader sangat strategis karena menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Lhoknga, PT SBA, dan seluruh lintas sektor yang telah berkolaborasi menyelenggarakan pelatihan ini. Kepada seluruh peserta, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pemerintah gampong agar tidak terlalu sering melakukan pergantian kader Posyandu, terutama kader yang telah mendapatkan pelatihan. Menurutnya, kesinambungan kader yang kompeten sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat.

Sementara itu, Camat Lhoknga Zayadinur, S.STP, mengatakan transformasi Posyandu melalui Integrasi Layanan Primer telah memperluas cakupan pelayanan. Jika sebelumnya Posyandu lebih berfokus pada ibu hamil, bayi, dan balita, kini pelayanan juga mencakup kelompok remaja, usia produktif hingga lanjut usia.

“Karena cakupan pelayanan semakin luas, maka kemampuan kader juga harus terus ditingkatkan agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih optimal,” katanya.

Zayadinur turut mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan secara serius hingga selesai agar keterampilan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan saat memberikan pelayanan di gampong masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan General Manager PT Solusi Bangun Andalas, Dewi Hawati, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah operasional perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Menurutnya, kerja sama dengan Puskesmas Lhoknga merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Melalui pelatihan ini kami berharap kader Posyandu mampu berkontribusi dalam menekan angka stunting sekaligus mendukung penanganan berbagai penyakit menular di Kecamatan Lhoknga,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Lhoknga Elisa SKM, melaporkan pelatihan dilaksanakan dalam dua angkatan. Angkatan pertama berlangsung selama dua hari dengan peserta sekitar 30 kader, sedangkan angkatan kedua dijadwalkan pada 6–7 Agustus 2026 dengan jumlah peserta yang sama.

Elisa menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kompetensi kader Posyandu agar mampu mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas kepada masyarakat.

“Dengan semakin banyak kader yang memiliki kompetensi sesuai standar Integrasi Layanan Primer, kami optimistis kualitas pelayanan kesehatan di tingkat gampong akan semakin meningkat. Kami juga berharap dukungan dari Dinas Kesehatan Aceh Besar, PT SBA, dan seluruh stakeholder dapat terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat,” pungkasnya.[]

Media Online