EKONOMI & BISNISPEMERINTAHAN

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Aceh Besar Kembali Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Leupung

×

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Aceh Besar Kembali Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Leupung

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Aceh Besar kembali menggelar pangan murah untuk masyarakat di Kecamatan Leupung, Kamis (2/7/2026). FOTO: MC Aceh Besar

MITRABERITA.NET | Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Leupung, Kamis (2/7/2026).

Program yang digelar di halaman Kantor Camat Leupung itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar dengan Perum Bulog Kanwil Aceh, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bank Indonesia, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Aceh Besar sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi serta stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, mengatakan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

“Program ini juga menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” kata bupati yang akrab disapa Syech Muharram.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Mukhlis, SP., menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Pasar murah ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga ketersediaan pasokan pangan. Melalui kegiatan ini pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli satu paket bahan pangan dengan harga Rp222.000, yang terdiri atas beras premium 5 kilogram seharga Rp63.000, minyak goreng 2 liter Rp40.000, gula pasir 2 kilogram Rp32.000, telur ayam satu papan Rp42.000, bawang merah setengah kilogram Rp20.000, serta cabai merah setengah kilogram Rp25.000.

Menurutnya, seluruh komoditas yang disediakan telah disubsidi, sehingga harganya berada di bawah harga pasar. “Ketersediaan stok juga dipastikan mencukupi agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah,” ungkapnya.

Untuk mengikuti program tersebut, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai domisili kecamatan masing-masing sebagai syarat pembelian.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Leupung merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di 10 kecamatan sepanjang Juli 2026.

“Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok,” pungkasnya.[]

Media Online