DAERAHEKONOMI & BISNIS

BUMG Leu Ue Jadi Percontohan, Kementerian Desa dan DPMG Aceh Besar Turun Langsung Lakukan Pembinaan

×

BUMG Leu Ue Jadi Percontohan, Kementerian Desa dan DPMG Aceh Besar Turun Langsung Lakukan Pembinaan

Sebarkan artikel ini
Tim Kemendesa PDT bersama DPMG Aceh Besar meninjau BUMG Maju Sejahtera Gampong Leu Ue, Darul Imarah, Aceh Besar, yang dinilai berhasil mengembangkan usaha ekonomi gampong, pada Rabu (29/4/2026). Foto: MC Aceh Besar

MITRABERITA.NET | Upaya penguatan ekonomi gampong terus menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten Aceh Besar. Salah satunya terlihat di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, yang kini menjadi perhatian berbagai pihak berkat keberhasilan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dalam mengelola potensi ekonomi masyarakat.

Gampong Leu Ue yang berjarak sekitar 3 kilometer di selatan perbatasan Kota Banda Aceh memiliki luas wilayah 66 hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 2.138 jiwa atau 647 kepala keluarga.

Secara umum, kondisi ekonomi masyarakat sebelumnya masih didominasi kelompok berpenghasilan rendah dengan beragam jenis mata pencaharian. Namun, seiring waktu, kondisi tersebut perlahan mulai membaik dan memberikan harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Perubahan ini tidak terlepas dari kehadiran BUMG “Maju Sejahtera” yang menjadi motor penggerak ekonomi gampong. Lembaga usaha ini berfokus pada pengelolaan potensi lokal untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat.

Saat ini, BUMG Maju Sejahtera telah mengembangkan tiga unit usaha utama, yakni pengelolaan pasar mini, usaha penggemukan sapi, serta simpan pinjam perempuan yang menunjukkan perkembangan signifikan.

Keberhasilan tersebut menarik perhatian Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) Provinsi Aceh, Zulfahmi Hasan, bersama Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar A. Basir A. Jalil, serta Ermiza selaku TA P3MD.

Kunjungan ini turut didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Besar, Ikhsan SE, guna melihat langsung perkembangan BUMG sekaligus memberikan pembinaan kepada pengurus.

Zulfahmi Hasan menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih BUMG Gampong Leu Ue. Ia mengaku terkesan dengan kemajuan yang ditunjukkan serta potensi besar yang dimiliki gampong tersebut untuk terus dikembangkan.

“Kami pertama kali ke Gampong Leu-Ue, kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, setelah melihat kondisi rilnya , sungguh luar biasa, patut kita apresiasikan. Jujur kami ingin katakan bahwa potensi yang ada di gampong Leu Ue ini sangat luar biasa untuk dikembangkan.

Apalagi sudah ada BUMG Maju Sejahtera dengan 3 unit usaha, yaitu penegemukan sapi dari Dana Desa 20 persen tahun 2025, kemudian ada simpan pinjam perempuan dan modalnya sudah mencapai Rp. 80 juta dengan tingkat pengembaliannya mencapai 98 persen, kemudian ada pasar pagi atau pasar mini yang buka setiap harinya,” ujarnya, pada Rabu (29/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran program nasional Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi mitra strategis bagi BUMG dalam memperkuat pilar ekonomi gampong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran program nasional Koperasi Desa Mereh Putih yang digagas Bapak Presiden Prabowo Subianto akan menambah pilar ekonomi sebagai mitra usaha dalam peningkatan sumberdaya atau potensi yang ada di gampong,” katanya.

Ia berharap keberadaan BUMG harus dilakukan proses pemeringkatan, sesuai dengan petunjuk dan arahan dari Kementerian Desa, sehingga nantinya BUMG atau Bumdes tersebut dapat menggalang kemitra dalam meperoleh modal usaha yang tidak mengikat.

Sementara itu, Ikhsan SE selaku Kabid Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi DPMG Aceh Besar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan BUMG Maju Sejahtera sebagai pilar ekonomi masyarakat gampong.

“Apa yang disampikan Pak Zulfahmi, tentu tidak bias kita pungkiri, kami punya penilaian yang sama terhadap keberadaan Bumdes Leu Ue ini. Dinas Pemerdayaan Masyarakat Aceh Besar, kan terus memberikan dan pembinaan, serta akan terus kita dukung untuk kemajuan BUMG ini,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar A. Basir A. Jalil bersama Ermiza selaku TA P3MD menyatakan akan terus menjalankan peran pendampingan secara aktif, mulai dari pemantauan, mediasi hingga fasilitasi berbagai kebutuhan pengembangan BUMG.

Di sisi lain, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST, yang didampingi jajaran pemerintahan gampong serta Tuha Peut, mengungkapkan bahwa capaian yang diraih saat ini merupakan hasil dari kerja keras dan kekompakan seluruh elemen masyarakat.

“Saya berterimakasih kepada semua pihak yang telah menaruh perhatian terhadap masyarakat gampong Leu Ue, khusunya terhadap pengembangan dan kemajuan BUMG Leu Ue sebagai wadah peningkatan ekonomi warga. Kehadira Tim Ahli dari Kemendes, Tim Ahli Pendamping Desa Aceh Besar, serta dari DPMG Aceh Besar, menjadi semangat baru bagi warga Leu Ue dalam menjemput asa,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah, pendamping desa, dan masyarakat, BUMG Maju Sejahtera diharapkan terus berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi gampong yang berkelanjutan di Aceh Besar.

Turut hadir pada kesempatan itu, Tgk. H. Muhibbuddin Usman, SP selaku Ketua Tuha Peut, Tgk. Raja, Irwan Efendi Lubis, SE Mantan Asisten Direktur BI Aceh, Ketua Pemuda Mizan, Iskandar Ketua BUMG Leu Ue dan jajarannya, serta aparatur pemerintahan Gampong Leu Ue.[]

Media Online