DAERAHTREND

Semarak Nuzulul Qur’an di Leu Ue, Warga Gelar Kenduri dan Santuni Anak Yatim

×

Semarak Nuzulul Qur’an di Leu Ue, Warga Gelar Kenduri dan Santuni Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
Ketua Tuha Peut Gampong Leu Ue, Tgk. H. Muhibbuddin Usman Daroy, menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak yatim pada peringatan Nuzulul Qur'an di Meunasah Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (14/03/2025). Foto: MC Aceh Besar

MITRABERITA.NET | Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Nuzulul Qur’an di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Selain diisi dengan buka puasa bersama dan kenduri Peutamat Darus, warga juga menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Meunasah gampong setempat, pada Sabtu (14/3/2026).

Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momen bersejarah turunnya wahyu pertama Al-Qur’an, yakni Surah Al-Alaq ayat 1–5 kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Bagi umat Islam, peristiwa yang diperingati setiap malam 17 Ramadan ini menjadi momentum meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an.

Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri VE ST mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an di gampong tersebut telah menjadi tradisi yang rutin digelar setiap tahun selama bulan suci Ramadan.

“Peringatan Nuzulul Qur’an bagi umat Islam merupakan momentum penting. Di Gampong Leu Ue kegiatan ini kami isi dengan kenduri Peutamat Darus sebagai penutupan tadarus, buka puasa bersama, ceramah agama, serta santunan untuk anak-anak yatim,” ujar Yusri, Sabtu malam.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga, termasuk masyarakat dari gampong tetangga yang turut diundang dalam acara buka puasa bersama di meunasah setempat.

Ketua Badan Kemakmuran Meunasah (BKM) Gampong Leu Ue, Amiruddin, yang juga menjadi panitia pelaksana menyebutkan, tradisi saling mengundang antar warga gampong telah lama menjadi budaya masyarakat setempat.

“Melalui kegiatan buka puasa bersama ini kita ingin mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan dengan saudara-saudara dari gampong tetangga. Tradisi seperti ini sudah lama berkembang di sini, termasuk saat kenduri Maulid Nabi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, warga juga menyajikan berbagai hidangan khas Aceh Besar, termasuk kuliner tradisional Kuah Beulangong yang menjadi menu tambahan bagi para tamu undangan.

Sementara itu, penyerahan santunan kepada anak yatim dilaksanakan pada malam hari setelah salat tarawih dan witir. Sebanyak 22 anak yatim menerima santunan sebagai bentuk kepedulian masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Tuha Peut Tgk. H. Muhibbuddin Usman Daroy, Imam Meunasah Tgk. H. Marwan, tokoh masyarakat Irwan Efendi Lubis, serta didampingi pengurus BKM Gampong Leu Ue.

Rangkaian peringatan kemudian ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Tgk. H. Musliadi. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Menurutnya, dalam Islam terdapat beberapa golongan manusia yang dianggap merugi dalam kehidupan, di antaranya mereka yang tidak mendapatkan ridha orang tua, tertutup pintu ibadah namun terbuka jalan maksiat, serta orang yang lalai sehingga tidak sempat bertaubat.

“Karena itu, bulan Ramadan harus menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui shalawat,” pesannya.

Peringatan Nuzulul Qur’an di Gampong Leu Ue tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. []

Media Online