MITRABERITA.NET | Menanggapi pemberitaan dan laporan masyarakat terkait kondisi air bersih yang sempat mengalami kekeruhan di Gampong Lampuja dan Lamtimpeng Kecamatan Darussalam, pihak PDAM Tirta Mountala Aceh Besar memastikan bahwa persoalan tersebut telah ditangani secara cepat dan saat ini distribusi air kepada pelanggan kembali normal.
Hal tersebut disampaikan Direktur Teknis PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Salman ST yang mewakili Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Tirta Mountala, Ir. Yusmadi, Sabtu (28/3/2026).
Menurut Salman, begitu menerima laporan dari masyarakat serta masukan dari anggota DPRK Aceh Besar, tim teknis PDAM langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan distribusi dan sumber gangguan.
“Alhamdulillah, persoalan yang sempat terjadi di beberapa titik distribusi, khususnya di wilayah Darussalam, sudah selesai kami tangani. Saat ini kondisi air sudah kembali normal, jernih, dan tidak keruh lagi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kekeruhan yang sempat terjadi disebabkan oleh gangguan teknis pada jaringan distribusi, termasuk endapan di pipa yang terbawa saat tekanan air meningkat pada jam-jam tertentu.
Namun demikian, tim PDAM bergerak cepat melakukan langkah penanganan berupa flushing jaringan, pembersihan pipa, serta pengaturan ulang tekanan distribusi agar kualitas air kembali stabil. Kedepan PDAM juga akan menambah titik wash out di daerah rawan kekeruhan air untuk memudahkan pencucian pipa.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan kendala yang dihadapi. Setiap laporan menjadi bahan evaluasi dan prioritas kami untuk segera ditindaklanjuti,” kata Salman.
Ia menegaskan, selama kepemimpinan Plt Dirut Ir. Yusmadi, seluruh jajaran PDAM mendapat arahan tegas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan sebagaimana amanah Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram).
“Pak Plt Dirut terus menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama. Sesuai arahan Bapak Bupati, petugas PDAM bekerja maksimal bahkan selama 24 jam untuk memastikan pelanggan tetap mendapatkan layanan terbaik,” jelasnya.
Salman juga mengapresiasi perhatian dari masyarakat dan anggota DPRK Aceh Besar yang turun langsung ke lapangan sebagai bentuk pengawasan dan kepedulian terhadap pelayanan publik sektor pelayanan air bersih.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRK, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung peningkatan layanan PDAM ke depan agar terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami terbuka terhadap masukan, kritik, dan laporan dari masyarakat. Semua itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan,” tambahnya.
Pihak PDAM juga mengimbau pelanggan yang masih mengalami kendala teknis agar segera melapor melalui kanal pengaduan resmi, sehingga petugas dapat langsung melakukan penanganan di lapangan.
“Dengan selesainya perbaikan tersebut, PDAM Tirta Mountala berharap masyarakat dapat kembali menikmati layanan air bersih secara optimal, aman, dan layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. []






















